Kebijakan Pembangunan 2007 ke Arah Pelayanan Publik
Jumat, 10 Nov 2006 20:03 WIB
Jakarta - Pemerintah berjanji akan mengubah paradigma pembangunan. Pendekatan ekonomi akan dihumaniskan dengan memasukkan pendekatan sosial, kesejahteraan dan lingkungan."Dengan pendekatan pembangunan manusia Indonesia, kita akan menghubungkan masa lalu, masa kini dan masa depan," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Aburizal Bakrie.Hal itu dikatakan Ical --sapaan akrab Aburizal-- usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan penghargaan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2006 di Hotel Millenium, Jl Fachrudin Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2006).Sebagai konsekuensi nyata dari komitmen ini, pemerintah akan memotong anggaran pembangunan fisik dan digeser ke pembangunan pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan."Konsekuensinya, APBN tahun depan akan berkurang anggaran pembangunan fisiknya. Akan lebih banyak pembangunan mengenai kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya," tambahnya dengan senyum mengembang.Kendatipun demikian ia menampik bahwa perubahan pembangunan yang lebih humanis itu untuk mengkoreksi kebijakan ekonomi pemerintah yang cenderung kepada pasar bebas dan sistem neoliberal. Sistem pasar bebas dan neoliberal menganjurkan pada privatisasi di berbagai sektor ekonomi."Tadi kan sudah dijelaskan, ini sebagai kelanjutan kehidupan bernegara. Sebelum membangun NKRI, kemudian membangun ekonomi, sudah saatnya membangun manusianya," jawab Ical diplomatis.
(Ari/ahm)











































