Aksi di Gladag, PKS Surati Bush

Aksi di Gladag, PKS Surati Bush

- detikNews
Jumat, 10 Nov 2006 16:05 WIB
Solo - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Kota Surakarta menolak keras rencana kedatangan Presiden AS Bush ke Indonesia 20 November mendatang. Sikap itu ditunjukkan melalui surat kepada Bush yang dialamatkan ke Kedubes AS di Jakarta. Pengiriman surat itu dilakukan sebagai rangkaian aksi massa PKS Solo yang diikuti sekitar 300 orang diawali dari Lapangan Kotabarat menuju Bundaran Gladag, Jumat (10/11/2006). Sejak aksi dimulai pukul 14.00 WIB, massa diguyur hujan cukup lebat. Menurut humas aksi, Ikhlas Thamrin, setelah melakukan orasi di Bundaran Gladag, aksi akan diakhiri dengan pengiriman surat kepada Bush melalui Kedutaan Besar AS di Jakarta. Pengiriman akan dilakukan via pos dari Kantor Pos Besar di Jalan Sudirman, Solo, tak jauh dari Bundaran Gladag. Kopi surat kepada Bush itu dibagi-bagikan kepada para wartawan yang meliput. Surat dengan kepala surat resmi PKS Solo itu memaparkan sejumlah kesalahan atau bahkan kejahatan politik dan kemanusiaan oleh Bush selama memerintah AS dengan melakukan berbagai serangan tanpa alasan takut ke negara lain. Di bagian akhir surat bahkan PKS Solo menyebut Bush sebagai teroris yang sesungguhnya dan pembunuh berdarah dingin. Karenanya dia harus ditolak menginjakkan kakinya di bumi Indonesia. "Maka jika memang betul-betul Anda memaksakan untuk datang, jangan salahkan jika rakyat Indonesia marah dengan berbagai macam ekspresinya," demikian tertulis dalam surat itu. "Bush, Indonesia tak akan pernah mau menerima kedatangan Anda. Sejengkal tanah pun," demikian kalimat terakhir dari surat itu. Ketua DPD PKS Surakarta, Sugeng Riyanto, menyatakan penolakan kedatangan Bush merupakan aspirasi nasional. Karenanya PKS Solo meminta DPP PKS mendesak Presiden SBY menolak kedatangan Bush. "Jika SBY bersikeras, dukungan terhadap Pemerintahannya perlu ditata kembali," tegasnya. (mbr/nrl)



Berita Terkait