Pencekalan Tommy Sudah Tepat
Jumat, 10 Nov 2006 15:51 WIB
Jakarta - Pencekalan terhadap Tommy Soeharto dinilai tepat. Wakil Ketua Komisi III Almuzammil Yusuf berpendapat status Tommy yang belum mendapatkan bebas mutlak menjadi alasan yang tepat dilakukannya pencekalan."Itu wajar saja. Karena memang dia belum bebas, hanya bebas bersyarat," ujar Almuzammil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (10/11/2006).Menurut politisi PKS ini, tindakan Kejaksaan Agung yang akan mencekal Pangeran Cendana itu dinilai sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan, karena adanya kehawatiran Tommy tidak akan kembali jika pergi keluar negeri, sementara dia belum berstatus bebas penuh."Kalau sudah bebas mutlak mau jungkir balik tidak ada yang ngelarang. Ini mungkin bentuk tangung jawab," ucapnya.Dia meminta aparat yang terkait dengan pencekalan ini berkoordinasi dengan baik. Hal ini untuk menghindari adanya polemik di masyarakat. Tommy Soeharto kembali dicekal untuk 1 tahun terhitung sejak 10 November 2006. Pencekalan dilakukan untuk keefektifan pelepasan bersyaratnya.Cekal ini membuat Tommy tidak bisa meninggalkan Indonesia. Keinginan Tommy umroh pun tertunda setidaknya setahun lagi.
(fjr/nrl)











































