Model Tewas, Malaysia Gempar
Jumat, 10 Nov 2006 12:06 WIB
Kuala Lumpur - Malaysia digemparkan oleh kematian seorang model. Bagaimana tidak, seorang pengamat politik terpandang yang dekat dengan petinggi pemerintah Malaysia diduga terlibat dalam pembunuhan itu. Wah... wah!Para politisi oposisi dan kelompok HAM di negeri jiran itu menyerukan adanya investigasi independen atas kematian model asal Mongolia. Tubuh perempuan malang bernama Altantuya Shaariibuu itu diledakkan dengan granat tangan.Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/11/2006). Korban menjalin hubungan cinta dengan analis politik Abdul Razak Baginda, yang mengepalai lembaga Malaysian Strategic Research Centre.Model berusia 28 tahun itu diculik di luar rumah Abdul Razak yang telah berkeluarga itu. Dia kemudian dibunuh dan jasadnya diledakkan dengan granat. Potongan tubuhnya ditemukan di daerah terpencil di sebelah selatan ibukota Kuala Lumpur. Korban telah menghilang sejak 19 Oktober lalu. Kabarnya, dia datang menemui Abdul Razak untuk membicarakan kelanjutan hubungan mereka. Buah dari affair mereka, model itu hamil dan telah melahirkan anaknya beberapa waktu lalu.Buntut pembunuhan ini, pria berusia 46 tahun itu ditahan polisi sebagai bagian dari investigasi. Parahnya lagi, tiga anggota polisi Malaysia juga diduga terlibat dalam pembunuhan itu. Ketiga polisi itu pun saat ini sedang ditahan.Kalangan analis menganggap kasus ini telah mengguncang dunia politik karena Abdul Razak, kekasih korban, dekat dengan sejumlah politikus senior, termasuk Wakil Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang juga menjabat Menteri Pertahanan.Tak heran, kasus ini pun mendapat perhatian besar Perdana Menteri (PM) Abdullah Ahmad Badawi. Pemimpin negeri jiran itu berjanji tidak akan ada yang ditutup-tutupi mengenai pembunuhan itu."Tak seorang pun melebihi hukum, itu yang penting diingat," tukas Badawi. "Siapapun yang diketahui bersalah, maka tindakan akan diambil sesuai proses hukum," tegasnya.
(ita/nrl)











































