Poster Korupsi KPK Sempat Ditolak Sopir Bus

Poster Korupsi KPK Sempat Ditolak Sopir Bus

- detikNews
Jumat, 10 Nov 2006 10:34 WIB
Jakarta - Penempelan poster yang berlangsung di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, tidak berlangsung mulus. Petugas KPK yang hendak menempel poster berukuran A2 tersebut sempat mendapat penolakan awak bus.Seorang awak bus AC yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan penempelan harus ada izinnya."Kita mesti tanya dulu sama pool dulu," ujarnya, Jumat (10/11/2006). Tapi setelah petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) turun tangan menjelaskan, maka semuanya jadi beres.Lain lagi dengan Asep (44). Sopir bus ini keberatan dengan penempelan poster KPK dengan alasan badan busnya sudah dipesan untuk iklan jamu. Tapi setelah mendengar bahwa poster KPK berisi penolakan terhadap korupsi, ia pun menyetujuinya."Ini sudah dipesan, tapi kalau untuk korupsi ya silakan aja," ujarnya polos.Tak semua awak bus merespons negatif poster KPK tersebut, ada juga yang merespons positif. Mereka mempersilakan busnya ditempeli poster seukuran A2 bergambar baju yang digantung dengan hanger hitam bertulisan 'koruptor digantung aja'.Namun usai membaca tulisan pada poster, mereka bertanya-tanya apakah korupsi memang benar-benar dapat diberantas."Apa bisa ya korupsi diberantas, ya mudah-mudahan aja deh berkurang," kata Udin (40), sopir bus jurusan Kp rambutan-Kota.Pertanyaan serupa juga diajukan Firman (30), kenek bus jurusan Cikarang-Kampung Rambutan. "Apa mungkin koruptor digantung," celetuknya.Selain di Kampung rambutan, KPK juga melakukan kegiatan serupa di Terminal Blok M dan Pulogadung. (gah/nrl)


Berita Terkait