Perang Irak Sudah Renggut 150 Ribu Nyawa Warga Sipil

Perang Irak Sudah Renggut 150 Ribu Nyawa Warga Sipil

- detikNews
Jumat, 10 Nov 2006 09:14 WIB
Baghdad - Korban jiwa terus terjadi di Irak. Bahkan muncul angka yang mengagetkan mengenai jumlah warga sipil yang tewas dalam perang Irak. Menurut Menteri Kesehatan Irak Ali al-Shemari, setidaknya 150 ribu warga sipil diperkirakan telah terbunuh dalam perang tersebut. Jumlah ini tiga kali lebih besar dari estimasi sebelumnya.Sebelumnya diperkirakan bahwa total kematian warga Irak selama konflik yang telah berlangsung 44 bulan ini berkisar antara 45 ribu hingga 50 ribu. Angka tersebut menurut sejumlah institusi Irak dan laporan media. Belum ada angka resmi mengenai hal itu.Ali al-Shemari mengatakan, angka 150 ribu tersebut didasarkan pada perhitungan 100 jenazah yang dibawa ke rumah sakit dan rumah duka setiap harinya. "Itu perkiraan," kata al-Shemari seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/11/2006).Pada Oktober lalu, jurnal medis Inggris The Lancet mempublikasikan studi kontroversial yang menyebutkan hampir 655 ribu warga Irak tewas akibat perang Irak. Angka ini jauh lebih tinggi dari semua estimasi lainnya. Studi itu dianggap tidak kredibel oleh Presiden AS George W Bush dan pejabat-pejabat AS lainnya. Angka tersebut didasarkan pada wawancara para keluarga Irak dan bukan dari perhitungan jasad.Al-Shemari pun mencetuskan angka tersebut tidak benar. "Sejak tiga setengah tahun, sejak pergantian rezim Saddam, beberapa orang bilang bahwa ada 600.000 yang tewas. Itu angka yang berlebihan. Menurut saya angka 150 ribu lebih tepat," ujarnya.Akurasi perhitungan jumlah korban jiwa dalam konflik Irak telah sejak lama menjadi perdebatan. Polisi dan rumah sakit kerap memberikan angka jumlah korban yang sangat berlawanan mengenai mereka yang tewas dalam pengeboman. Apalagi, angka kematian itu dilaporkan melalui berbagai badan pemerintah Irak. (ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait