Masdar: Pendirian PKNU Bikin Rancu Nahdliyin

Masdar: Pendirian PKNU Bikin Rancu Nahdliyin

- detikNews
Kamis, 09 Nov 2006 16:31 WIB
Jakarta - NU dalam PKNU, memang bukan singkatan Nahdlatul Ulama. Namun nama PKNU dinilai bisa membuat rancu warga nahdliyin. "Itu kan seperti taktik dagang, seperti nama merk air mineral yang hampir sama. Tujuannya ya sekadar mendompleng," kata Ketua PBNU Masdar Farid Mas'udi usai menjadi pembicara dalam Sarasehan Agama Melawan Korupsi di Hotel Pandanaran Semarang, Jalan Pandanaran, Kamis (9/11/2006).NU, lanjut Masdar, memang belum punya sikap resmi terhadap pembentukan PKNU (Partai Kebangkitan Nasional Ulama) yang didirikan PKB kubu Choirul Anam. Meski demikian, dia berpendapat setiap fragmentasi atau perpecahan haruslah disesalkan. Masdar menilai, pendirian partai baru merupakan logika politik umum. Dia mencontohkan, jika partai A tak mampu menyelesaikan masalah, sebagian pengurusnya mendirikan partai B, begitu seterusnya.Mengenai keterlibatan kiai dalam pendirian PKNU, Masdar yakin kiai-kiai tersebut adalah sosok lugu dan sederhana. "Kiai pasti ingin umatnya baik. Nah, itu diterjemahkan oleh orang atau kelompok dengan pendirian partai baru. Partai bukan wilayah kiai," paparnya.Sementara ketika ditanya soal UKP3R, Masdar menilai jika ikut membicarakan hal tersebut, NU bisa terseret politik kekuasaan. Masalah itu seharusnya diselesaikan presiden dan wakilnya saja."Karena masalah UKP3R adalah konflik kekuasaan, maka tidak pada tempatnya NU ikut nimbrung. Bisa-bisa NU terseret pada politik kekuasaan," kata Masdar Bagaimana mengenai keterlibatan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dalam wacana UKP3R? "Saya tidak komentar. Saya yakin dia berposisi sebagai pribadi, bukan lembaga," demikian Masdar. (try/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads