Takut Jadi Anak Durhaka, Lidya Tolak Jadi Saksi Ibunya
Kamis, 09 Nov 2006 16:05 WIB
Jakarta -
Surga di bawah telapak kaki ibu. Hadist ini jadi pegangan Lidya Pratiwi. Lantaran takut menjadi anak durhaka, artis sinetron ini pun menolak menjadi saksi di sidang ibunya, Vince Yusuf, terdakwa pembunuh Naek Gonggom Hutagalung."Saya tidak bersedia menjadi saksi ibu kandung saya karena saya tidak sanggup. Jadi saya mengundurkan diri," kata Lidya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Ancol Baru, Jakarta Utara, Kamis (9/11/2006).Lidya terbalut kaos dan jaket warna putih dan celana jins warna biru dengan rambut dikuncir.Vince yang mengenakan kaos putih dan celana warna hitam tampak duduk sambil menundukkan kepala.Permintaan Lidya pun dikabulkan ketua mejelis hakim Taswir.Taswir mengabulkan permintaan Lidya atas dasar pasal 168 KUHAP yang menyatakan keluarga kandung dapat mengundurkan diri sebagai saksi atas kasus yang melibatkan keluarganya sendiri.Sidang diputuskan akan dilanjutkan pada 16 November dengan agenda pemeriksaan saksi.Usai sidang, Lidya mengegaskan tidak akan bersaksi di sidang ibunya karena takut menjadi anak durhaka."Saya tidak mau menjadi anak durhaka. Kalau menjadi saksi paman saya, Tony Yusuf, saya bersedia," kata Lidya singkat sambil masuk ke mobil tahanan.Rp 2 JutaSebelum Lidya, Sukardi, satpam yang diduga terlibat dalam pembunuhan dihadirkan sebagai saksi. Dia mengaku diberi Vince uang Rp 2 juta sehari setelah pembunuhan Naek."Uang diberikan ke Tony lalu dikasih ke saya," kata Sukardi. Yang dimaksud Tony adalah Tony Yusuf, adik Vince Yusuf.Sebelum menghabisi Naek, menurut dia, Tony sempat menerima telepon dari Vince yang minta menghabisi Naek. "Tetapi saya menolak untuk menghabisi Naek. Saat pembunuhan saya sedang berada di meja makan dan makan nasi goreng yang dibawa Vince dan saat itu Tony membunuh Naek," terangnya.Sukardi mengaku hanya diminta Tony memiting Naek ketika masuk ke sebuah kamar di Putri Duyung Cottage. Tony lalu mengikat tangan Naek. Sebelum membunuh Naek, lanjut Sukardi, Tony memberikan nomor ATM kepada Vince dan Lidya.
(aan/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































