RI Jihad Anti Korupsi di Hanoi

RI Jihad Anti Korupsi di Hanoi

- detikNews
Kamis, 09 Nov 2006 15:36 WIB
Jakarta - Menjadi kawasan Asia Pasifik bebas koruptor, bagaikan jihad bagi Pemerintah RI. Dua tahun terakhir isu ini berulang kali dikampanyekan pada berbagai kesempatan, termasuk dalam KTT APEC mendatang di Hanoi, Vietnam. Sama seperti APEC tahun lalu dan di forum internasional lainnya, Pemerintah RI mengajukan isu ini untuk mendorong komitmen dan menggalang kerjasama antarnegara kawasan memberantas tindak korupsi."Dari pengalaman dan keyakinan kita, kerjasama kadang tidak mudah diperoleh," kata Menlu Hassan Wirajuda, yang ditemui usai menghadiri acara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11/2006).Menlu kemudian menguraikan pengalaman aparat penegak hukum memburu tersangka, terdakwa dan terpida pelaku tindak korupsi yang melarikan di ke negara yang tidak mempunyai perjanjian ekstradisi dengan RI. Di sana para koruptor menitipkan pengelolaan uang curiannya pada warga setempat dan bahkan seolah dilindungi dari hukum."Karena itu, kita jangan hanya mengandalkan pada bilateral. Kita galang seluruh kawasan anggota APEC," imbuhnya. Lebih lanjut Menlu mengatakan, yang dikehendaki RI adalah ratifikasi seluruh negara di kawasan Asia Pasifik terhadap konvensi PBB mengenai anti korupsi. Disusul kemudian dengan kerjasama bilateral mutual legal asistance, dan tentu saja perjanjian ekstradisi."Sehingga dengan begitu pengejaran, pencarian dan penelusuran aset bisa terjalin kerjasama yang baik," ujarnya. (lh/nrl)


Berita Terkait