Masa Adven 2023 Mulai Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya

Masa Adven 2023 Mulai Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Selasa, 28 Nov 2023 15:31 WIB
Ilustrasi kalender
Ilustrasi kalender (Foto: detikcom/thinkstock)
Jakarta -

Masa Adven adalah periode persiapan menuju peringatan Hari Raya Natal. Biasanya, masa Adven berlangsung selama empat minggu sebelum Natal, mulai pada hari Minggu dekat akhir November sampai satu hari sebelum peringatan Natal.

Lalu, masa Adven 2023 mulai tanggal berapa? Bagaimana asal-usul masa Adven jelang Natal? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Masa Adven?

Mengutip dari situs Britannica, Adven berasal dari bahasa Latin Adventus yang artinya datang. Adven adalah masa persiapan perayaan kelahiran Yesus Kristus di Natal dan juga persiapan kedatangan Kristus kedua kalinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Bahasa Indonesia (KBBI), Adven artinya '1. peringatan kedatangan Yesus dalam inkarnasinya serta pengharapan akan kedatangan-Nya kembali; parousia; 2. masa yang dimulai empat minggu sebelum Natal dan diisi dengan acara kebaktian dan puasa;(ditulis dengan huruf kapital) nama sebuah sekte dalam agama Kristen'.

Masa Adven 2023 Mulai Tanggal Berapa?

Masa Adven berlangsung selama empat minggu dan empat hari minggu atau selama satu bulan menuju perayaan Natal. Adven dimulai pada hari Minggu terdekat tanggal 30 November (Hari St. Andrew) dan merupakan awal tahun liturgi.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan ketentuan di atas, masa Adven 2023 dimulai pada 3 Desember 2023 hingga 24 Desember 2023.

Asal-usul Masa Adven Sebelum Natal

Mengutip situs Paroki Santa Maria Assumpta Babarsari, pada abad ke-4, masa Adven merupakan persiapan menyambut Hari Raya Epifani di Prancis, hari di mana para calon dibaptis menjadi warga Gereja dengan penekanan pada doa dan puasa selama tiga minggu yang kemudian diperpanjang menjadi 40 hari.

Sedangkan di Roma, masa Adven belum ada hingga abad keenam. Paus St Gelasius I (wafat tahun 496) merupakan Paus pertama yang menerapkan liturgi Adven selama lima hari Minggu.

Kemudian pada tahun 1073-1085, Paus St Gregorius VII mengubah jumlah hari minggu dalam masa Adven menjadi empat hari minggu hingga sekarang. Sekitar abad ke-9, Gereja menetapkan Minggu Adven pertama sebagai awal tahun penanggalan liturgi gereja.

Baca berita di halaman selanjutnya soal serba-serbi masa Adven jelang Natal.

Simak juga 'Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru 22-23 dan 29-30 Desember 2023':

[Gambas:Video 20detik]




Tentang Lilin Lingkaran dan Warna Ungu dalam Masa Adven

Lilin dalam Lingkaran Adven atau Advent wreath dengan 4 lilin yang ditata melingkar melambangkan keempat minggu selama masa Adven dan dihiasi daun-daun segar berwarna hijau di sekitarnya. Lingkaran tersebut sebagai simbol Tuhan yang abadi, tanpa awal dan akhir.

Dalam Lingkaran Adven, terdapat tiga lilin berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah muda. Setiap warna lilin tersebut menggambarkan makna-makna khusus, di mana lilin warna ungu melambangkan pertobatan yang akan dinyalakan pada Minggu Adven I, II, dan IV.

Sementara itu, lilin warna merah muda dinyalakan pada minggu III Adven yang disebut Minggu 'Gaudete' atau bahasa Latin artinya 'Sukacita'. Lilin ini adalah pencampuran warna putih dan ungu yang dimaknai sebagai sukacita yang kita alami pada Hari Natal (dilambangkan dengan warna putih) yang sudah tidak tertahankan lagi dalam masa pertobatan (dilambangkan dengan warna ungu).

Makna 4 Minggu saat Masa Adven

Masa Adven berlangsung selama empat minggu sebelum Natal. Adapun makna setiap minggu pada masa Adven adalah:

Minggu Adven I ditandai dengan sebatang lilin ungu yang berarti tidak hanya pertobatan, tetapi juga berarti harapan. Umat menantikan Yesus Kristus dengan penuh harapan dan sukacita. Lilin pertama yang dinyalakan disebut Lilin Nabi yang mengingatkan bahwa para nabi mewartakan kedatangan Yesus sebagai Mesias.

Lalu, Minggu Adven II mempunyai arti kesetiaan dan cinta yang mengingatkan kita untuk tetap setia mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan. Lilin kedua disebut Lilin Betlehem yang berarti Yesus Kristus Sang Juru Selamat akan lahir di dalam hati kita.

Kemudian, Minggu Adven III memiliki arti sukacita yang ditandai dengan dua lilin ungu dan satu lilin merah jambu. Kita bersukacita untuk menyambut kelahiran Yesus. Lilin ketiga disebut Lilin Gembala karena kabar sukacita kelahiran Yesus pertama kali diberitahukan kepada orang-orang yang rendah hati dan tulus.

Berikutnya, Minggu Adven IV ditandai dengan tiga lilin ungu dan satu lilin merah muda. Minggu keempat memiliki arti perdamaian. Lilin keempat disebut Lilin Para Malaikat yang melambangkan kebahagiaan dan sukacita menyambut kedatangan Yesus Kristus, Sang Juru Selamat.

Halaman 2 dari 2
(kny/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads