Puluhan Pegawai Honorer Jateng Tagih Janji ke Pemprov
Kamis, 09 Nov 2006 14:51 WIB
Semarang - Merasa tak ada kepastian kapan diangkat menjadi PNS, puluhan pegawai honorer di Jawa Tengah menagih janji dengan mendatangi kantor gubernur, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (9/11/2006). Para pegawai itu berasal dari Semarang, Purworejo, Demak, Kendal, Grobogan, dan sejumlah daerah lain. Mereka menenteng berkas dan berita-berita di media massa soal janji Pemprov mengangkat posisi mereka menjadi PNS. "Sudah setahun tapi tetap tidak jelas kapan diangkatnya. Ada yang sudah 20 tahun mengabdi, sampai sekarang masih honorer. Terus kapan (diangkat)?" kata salah satu perwakilan pegawai honorer, Marwan. Guru yang sudah mengabdi sejak tahun 1996 di salah satu SD di Demak itu menyebutkan, persoalan CPNS bisa jadi bom waktu bagi Pemprov. Jika tak segera diangkat sesuai dengan janji awal, maka para pegawai bisa melakukan boikot besar-besaran. "Dulu ketika diterima, kami dijanjikan jadi PNS dalam waktu setahun. Setahun kemudian, tak ada kabar apa-apa," katanya dengan nada jengkel. Marwan mengakui beberapa waktu lalu, ada sejumlah pegawai honorer yang seangkatan dengannya, diangkat. Namun dari sekitar 2.800 orang yang masuk daftar tunggu, jumlah yang diangkat tidak ada separuhnya. Menurut dia, masih banyak pegawai honorer yang terlunta-lunta karena tidak ada kejelasan waktu pengangkatan. Selama di kantor gubernur, para peagwai terlihat hanya duduk-duduk di lobby lantai satu. Beberapa jam kemudian, pegawai untuk formasi tahun 2005 ini baru diajak ke lantai dua untuk berdialog dengan asisten gubernur. Sementara, gubernur dan wakilnya belum sempat menemui karena sedang mengikuti acara khusus.
(try/nrl)











































