Republik Kalah, Bush Apalagi!

Republik Kalah, Bush Apalagi!

- detikNews
Kamis, 09 Nov 2006 11:33 WIB
Washington - Presiden AS George W Bush memang tidak ikut bertarung memperebutkan suara, namun bisa jadi dialah orang yang paling kalah dalam pemilihan umum sela di AS.Setelah pergi ke sana ke mari atas nama Partai Republik, Bush harus berbesar hati menerima penolakan dari para pemilih AS. Penolakan itu menyebabkan Bush kini lebih lemah secara politik, melebihi sebelumnya.Kekalahan Republik dalam pemilihan anggota DPR atau House of Representatives sudah cukup mendatangkan masalah bagi Bush.Dengan kekalahan itu, Bush kini harus kembali bekerja dengan kapasitas yang sudah pasti berkurang. Dia akan menghadapi banyak tantangan dari figur-figur Demokrat yang bakal membuat dua tahun terakhir masa jabatannya jauh lebih sulit daripada periode pertamanya.Demikian diungkapkan sejumlah analis politik seperti diberitakan koran Australia Herald Sun, Kamis (9/11/2006).Seorang analis mengakui, kekuasaan Bush sebagai presiden memang tetap besar. "Kekuasaan presiden besar dan saat ini pun kekuasaan itu tetap besar," kata Stephen Hess dari lembaga Brookings Institution.Namun diimbuhkannya, tidak diragukan lagi bahwa Bush mengalami kemunduran yang akan menyurutkan popularitasnya di dalam dan luar negeri, setidaknya dalam jangka pendek.Bush pun mengakui bahwa kekalahan Republik dikarenakan para pemilih AS marah atas perang di Irak. Buntutnya, Bush langsung mengganti Menteri Pertahanan (Menhan) AS Donald Rumsfeld."Saya menyadari banyak warga Amerika yang memilih malam itu untuk mendaftarkan ketidaksenangan mereka akan kurangnya kemajuan di sana (Irak)," kata Bush dalam konferensi pers mengenai pengangkatan mantan Direktur CIA Robert Gates sebagai pengganti Rumsfeld.Selain kalah di DPR, Partai Republik juga harus menerima kekalahan di tingkat Senat. Tampaknya tahun ini bukan tahun yang baik bagi Republik, terlebih lagi untuk Bush. (ita/sss)



Berita Terkait