Jakarta Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Banjir
Rabu, 08 Nov 2006 22:31 WIB
Jakarta - Meskipun BMG memperkirakan banjir lima tahunan di Jakarta tidak akan terjadi, namun pemprov DKI tetap mempersiapkan skenario terburuk bila banjir seperti tahun 2002 benar terjadi. Skenario yang disiapkan yakni dengan menyiagakan 40.630 personil bila terjadi hujan. "Banjir setiap tahun selalu melanda warga jakarta, meski banjir lima tahunan diperkirakan tidak ada namun kita siapkan skenario terburuk," kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Rabu (8/11/2006). Menurut Sutiyoso, rincian bantuan personil yakni dari pemprov DKI 14.500, TNI 4500 personil, Polri 8000 personil, PMI 15.000 personil dan Tim SAR 130 personil ditambah partisipasi masyarakat. Sedangkan peralatan yang disiapkan bila banjir terjadi yaitu perahu karet 306 unit, tenda peleton atau regu 162 unit, kendaraan roda empat 442 unit, helikopter 4 unit, karung pasir 37.500 buah, dapur umum atau lapangan 242 unit.Selain peralatan, pemprov DKI Jakarta juga menyediakan sarana pengungsian di 323 lokasi, sarana kesehatan terdiri dari 324 puskesmas dan 134 unit ambulance serta penyediaan logistik dan obat-obatan di gudang-gudang tingkat propinsi dan kodya di DKI Jakarta. Untuk perlengkapan siaga banjir, pemprov DKI pun telah menyiapkan karung pasir sebanyak 37.500 buah, kendaraan angkutan truk dan pickup 113 unit, alat berat 9 unit, dan pompa kapasitas 50-100 liter/detik serta 200-250 liter/detik dengan total seluruhnya berjumlah 180 unit. Dalam kesempatan itu, Sutiyoso menghimbau warga Jakarta yang rumahnya di lokasi titik rawan bencana dan berdomisili di lokasi DAS agar secara dini ikut proaktif mengantisipasi dan menanggulangi banjir di lingkungannya masing-masing. "Bila terjadi banjir dilingkungannya agar mengikuti petunjuk aparat yang terdekat," tandas Sutiyoso.
(ndr/ndr)











































