Tukang Becak Dibogem Satpol PP
Rabu, 08 Nov 2006 18:02 WIB
Jakarta - Nasib Iin Setiawan (28), tukang becak yang biasa mangkal di Semper Barat, Jakarta Utara, benar-benar apes. Sudah becaknya kena garuk aparat, mukanya pun tidak luput dari bogem mentah Satpol PP Jakut. Tidak ada pilihan lain, dia pun melaporkan penganiayaannya itu ke Polsek Cilincing.Pemukulan terhadap Iin terjadi ketika dia mempertahankan becaknya yang hendak dirazia petugas.Peristiwa terjadi pukul 09.00 WIB, Rabu (8/11/2006) di Jalan Kramat Jaya, Jakarta Utara. Saat itu Iin sedang mengangkut Ny Mursyid yang hendak membeli TV di kawasan itu.Ketika sedang menunggu Ny Mursyid kembali dari toko, tiba-tiba saja ada dua mobil petugas Satpol PP yang menggelar razia."Ada sekitar 8 orang yang menarik becak saya," kata Iin di Polsek Cilincing, Jalan Sungai Landak, Jakarta Utara.Tarik menarik becak antara Iin dan petugas pun tidak terelakkan. Saat mempertahankan becaknya itu, sekonyong-konyong ada satu petugas yang mendorongnya ke belakang sehingga dia terjatuh. Sebelum mendarat di tanah, Iin masih sempat memegangi salah satu petugas Satpol. Buntutnya, mereka berdua sama-sama terjatuh.Tidak terima temannya jatuh, para petugas itu kemudian memukuli Iin. Dia mengaku kena bogem di bagian mata kiri dan punggungnya. "Tangan saya juga sempat diborgol dan diseret petugas," ujarnya lirih. Saat ribut-ribut terjadi, warga sekitar langsung mengerumuni tempat kejadian sehingga petugas langsung pergi dengan membawa becak Iin. "Sekarang saya tidak tahu becaknya ada di mana," ujar Iin yang juga mengalami luka di lutut dan jari petunjuk kanan.
(umi/asy)











































