SBY Saksikan Keberangkatan Tim Aju Kontingen Garuda ke Libanon

SBY Saksikan Keberangkatan Tim Aju Kontingen Garuda ke Libanon

- detikNews
Rabu, 08 Nov 2006 17:57 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama rombongan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Kedatangan SBY untuk melepas keberangkatan Tim Aju pasukan perdamaian Indonesia ke Libanon.Kedatangan SBY ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu (8/11/2006) didampingi sejumlah petinggi TNI. Mereka antara lain, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, KSAD Jenderal Djoko Santoso dan Pangkostrad Letjen Erwin Sudjono dan Kemandan Korps Marinir Mayjen Syafzen Nurdin. Saat ini Presiden dan rombongan tengah memeriksa berbagai perlengkapan yang dibawa Tim Aju ini di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta. Sementara di ruang boarding, sejumlah prajurit anggota pasukan perdamaian yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-A, asyik bercengkerama dengan anggota keluarga. Putera pertama SBY, yakni Lettu Agus Harimurti juga tergabung dalam Tim Aju ini. Perwira penerangan Kontingan Garuda Mayor XXIII-A, Mayor (Kav) Mohammad Irawadi mengatakan, kepergian 125 personel Tim Aju pasukan perdamaian Indonesia ke Libanon ini akan menggunakan pesawat North American Airway. Namun sebelumnya pesawat akan singgah dulu di Turki.Menurut rencana, pasukan akan berangkat pukul 17.00 WIB. Namun hingga pukul 17.15 WIB, pasukan yang dipimpin oleh Letkol Infantri MS Fadilah belum juga diterbangkan. Menurut Irawadi, keberangkatan pasukan ditunda hingga pukul 18.00 WIB.Ada sejumlah tugas yang akan dilakukan Tim Aju ini. Pertama mereka bertugas mengkoordinasikan rencana kedatangan main body pasukan Kontingen Garuda XXII-A. Kedua, menyusun kemungkinan penempatan pasukan Kontingen XXIII-A di Libanon. Ketiga, melakukan koordinasi dengan pasukan kawan yang berdekatan tempatnya dengan pasukan perdamaian RI ini di Libanon."Kemungkinan pasukan perdamaian Indonesia akan ditempatkan di dua tempat, yakni di Mays Al Jabal dan Blida. Tapi jadwal ini masih tentatif," ujar Irawadi. (djo/asy)


Berita Terkait