Dubes AS: Bogor Dipilih Bush karena Nilai Sejarahnya

Dubes AS: Bogor Dipilih Bush karena Nilai Sejarahnya

- detikNews
Rabu, 08 Nov 2006 17:11 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush memilih bertemu Presiden SBY di Istana Bogor, Jawa Barat. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Istana Bogor dinilai punya nilai sejarah yang kuat. Tepat 12 tahun yang lalu, 15 November 1994, di tempat itu berlangsung pertemuan Asia Pacific Economy Cooperation (APEC) yang diikuti puluhan pemimpin negara Asia Pasifik. Salah satunya, mantan Presiden AS Bill Clinton."Bogor usul saya langsung. Karena tempat itu punya nilai sejarah yakni pernah diselenggarakan pertemuan APEC pada 1994, dan bagaimana pun juga itu tetap Istana Presiden. Kalau di Jakarta, maka akan lebih direpotkan dengan urusan pengamanan," tegas Dubes AS untuk Indonesia B. Lynn Pascoe.Pascoe menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (8/11/2006).Dalam pertemuan APEC 12 tahun lalu di Istana Bogor lahir Deklarasi Bogor. Deklarasi ini merupakan komitmen 18 negara anggota APEC untuk mengadakan perdagangan bebas dan investasi sebelum tahun 2020.Istana Kepresidenan Bogor terletak di Kelurahan Paledang, Kecamatan Kota Bogor Tengah, Kotamadya Bogor, Jawa Barat, di sekitar 60 kilometer dari Jakarta atau 43 kilometer dari Cipanas. Istana ini berada di atas tanah berkultur datar, seluas sekitar 28,86 hektar, di ketinggian 290 meter dari permukaan laut. (umi/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads