Bush Dibogem dan Dijewer 2 Wakil Ketua DPR

Bush Dibogem dan Dijewer 2 Wakil Ketua DPR

- detikNews
Rabu, 08 Nov 2006 15:56 WIB
Jakarta - 'Bogem mentah' mendarat di wajah Presiden AS George W Bush. Kedua telinganya pun 'dijewer'. Pelakunya pimpinan DPR. Bonyok deh!Eiiit, Anda jangan salah sangka dulu! Yang dibogem dan dijewer bukan Presiden Bush beneran, melainkan hanya topeng bergambar wajah Bush yang sedang tertawa.Tonjok.....tonjok....! Jewer...jewer! teriak 10 perwakilan aktivis Kelompok Islam kala diterima Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif dan Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno di Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/11/2006).Orang yang pertama mendapat kesempatan menonjok Bush adalah Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif. Bagai petinju, Zaenal pun mendaratkan pukulan ke wajah Bush. Buk...buk...!Mbah Tardjo pun tidak mau ketinggalan. Meski sudah sepuh, pukulannya pun tidak meleset. "Tak tunyo!" ujar Mbah Tarjo sambil mesem-mesem.Mendapat hujan bogeman, kepala Bush tampak oleng. Tak puas menonjok, kedua pemimpin DPR ini juga menjewer telinga Bush.Kedua politisi ini pun berpose dengan menjewer telinga Bush. Telinga kanan Bush dijewer Zaenal, dan Mbah Tardjo menjewer telinga bagian kiri.Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari Forum Umat Islam, FBR, KGB, MUI, Koalisi Antiutang, KISDI, PII, dan GPII, Amir MMI Abu Bakar Ba'asyir pun ikut bersuara.Lewat telepon seluler milik Zaenal, Ba'asyir yang dihubungi Zaenal menyatakan menolak kedatangan Bush."Bush adalah kafir harbi (bisa diperangi) karena telah menumpahkan banyak darah umat Islam. Haram hukumnya bagi bangsa Indonesia khususnya umat Islam untuk berhubungan dengan pemerintahan Bush. Dosa besar bagi kita dan pemerintah kalau menerima," kata Ba'asyir yang langsung disambut takbir Allahu Akbar...Allahu Akbar!Tidak hanya itu, Zaenal dan Mbah Tardjo diminta membuat pernyataan menolak kedatangan Bush. Mereka pun kompak menegaskan penolakannya atas kehadiran orang nomor 1 di AS itu.Sementara di lantai 1 Gedung Nusantara, 40-an aktivis masih berdiri membentangkan beberapa poster bergambar Bush dan salah satunya bertuliskan "Bush teroris". Mereka berorasi sambil menunggu 10 rekannya yang tengah beraudiensi dengan pimpinan DPR. (aan/sss)



Berita Terkait