Bupati Jembrana Marah-marah, Wartawati Bali Post Ditangkap

Bupati Jembrana Marah-marah, Wartawati Bali Post Ditangkap

- detikNews
Rabu, 08 Nov 2006 15:06 WIB
Denpasar - Berniat wawancara, wartawati Bali Post Ni Luh Arie Sri Lestari malah dimaki-maki Bupati Jembrana Gede Winasa hingga ditangkap petugas Satpol PP. Alasannya, Arie tidak memiliki kartu identitas penduduk musiman (Kipem). Hah?Penangkapan terhadap Arie dilakukan saat dirinya bersama sejumlah wartawan lainnya meliput acara Musyawarah Daerah Persada di Gelanggang Olahraga (GOR) Negara, Jembrana, Bali, Rabu (8/11/2006).Usai acara itu, Arie hendak melakukan wawancara dengan Bupati Jembrana. Namun bukannya mendapatkan klarifikasi, Arie malah dimaki-maki dan diintimidasi. Bahkan Winasa menuding Bali Post, media di mana Arie bekerja, sebagai provokator.Arie sempat beradu argumen dan membantah tudingan Winasa tersebut. Tiba-tiba, Winasa menanyakan identitas Arie. "Apa kamu punya Kipem?" tanya Winasa dengan nada tinggi.Ditanya seperti itu, Arie pun menjawab memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu pers. Mendengar jawaban itu, Winasa menelepon Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)."Saat itu saya jawab tidak punya Kipem, tapi punya KTP dan kartu pers. Tapi tiba-tiba dia telepon Satpol PP untuk menangkap saya," tutur Arie saat dihubungi wartawan.Saat itu juga Arie ditangkap oleh belasan petugas Satpol PP yang datang menggunakan 2 mobil. Mereka langsung menggelandang Arie ke kantor Satpol PP pukul 12.30 Wita."Saya tidak menyangka bisa begini. Padahal saya sudah punya KTP dan kartu pers," ujar Arie yang baru bertugas sekitar satu bulan lebih di Jembrana sejak September 2006 lalu.Penangkapan wartawati Bali Post ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Infokom dan Perhubungan Jembrana, NK Citrawati, saat dihubungi wartawan. Menurut Citra, Pemda Jembrana memang saat ini sedang gencar menerapkan peraturan daerah yang mengharuskan warganya tertib administrasi."Dia memang memiliki KTP Denpasar, tapi karena sedang bertugas di Jembrana, dia harus mengurus Kipem," kata Citra. Hingga kini Arie masih diperiksa pihak Satpol PP setempat. (zal/sss)


Berita Terkait