Hotel Salak Terus Koordinasi dengan Kedubes AS Soal Bush

Hotel Salak Terus Koordinasi dengan Kedubes AS Soal Bush

- detikNews
Rabu, 08 Nov 2006 14:26 WIB
Bogor - Manajemen Hotel Salak tutup mulut soal berbagai persiapan yang dilakukan terkait kedatangan Presiden AS, George W Bush. Alasannya, mereka terikat komitmen dengan kedubes AS. Yang jelas, pihak hotel terus berkoordinasi dengan Kedubes AS. "Kita tidak bisa memberikan pernyataan tentang itu. Mungkin anda bisa langsung ke Kedubes AS," kata Manajer Humas dan Promosi Hotel Salak Rini Sumartini saat berbincang-bincang dengan detikcom lobi Hotel Salak, Jl Insinyur Haji Juanda, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/11/2006).Berbagai pertanyaan yang diajukan detikcom selalu dijawab dengan kata tidak tahu oleh wanita cantik ini. Baik mengenai agenda pengamanan, jumlah kamar yang akan dihuni rombongan Bush, dan sebagainya."Pokoknya Anda coba saja kontak langsung ke Kedubes AS," ujar wanita berkulit kuning langsat dan rambut sebahu ini sambil tersenyum ramah.Rini hanya mau mengungkapkan satu hal, yakni soal tenaga pengamanan pihak Hotel Salak. Menurut di, setiap shift kerja ada 25 petugas sekuriti. Menjelang kedatangan Bush, mereka selalu berkoordinasi dengan Kedubes AS dan kepolisian setempat."Mungkin saja ada penambahan petugas keamanan dari Polres atau Polwil Bogor menjelang hari H. Kita akan terus berkoordinasi. Yang jelas sampai saat ini kita masih menerima reservasi kamar," tutur Rini.Jumlah kamar di Hotel Salak seluruhnya sebanyak 120 kamar dengan berbagai kelas, seperti presidential suite room, salak view room, heritage super executive room, heritage executive room dan deluxe room . Untuk presidential room yang hanya tersedia 2 kamar dipatok Rp 5 juta per malam. Sedangkan harga salak view room yang juga tersedia 2 kamar adalah Rp 1,25 juta per malam.Hotel bernuansa sangat sejuk ini dibangun pada tahun 1865. Namun pada tahun 1990-an Hotel Salak direnovasi dan baru dibuka kembali pada tahun 1998. (djo/asy)


Berita Terkait