Keluarga Menolak, 29 Perusuh Poso Tetap Diburu Polisi
Rabu, 08 Nov 2006 13:59 WIB
Jakarta - Polisi tetap akan menangkap 29 perusuh Poso meskipun tokoh Islam dan keluarga menolak menyerahkan mereka. Polisi tetap akan memburu di mana pun mereka berada."Mereka (tokoh Islam dan keluarga) menolak menyerahkan 29 orang itu. Mereka keberatan," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi wartawan, Rabu (8/11/2006).Penolakan tokoh muslim ini disampaikan dalam pertemuan di kantor Bupati Poso, Rabu siang ini. Pertemuan berlangsung 2 jam hingga pukul 12.00 Wita.Dalam pertemuan ini hadir antara lain Kapolda Sulteng Brigjen Pol Badrodin Haiti, Kapolres Poso AKBP Rudi Sufariadi, Deputi Operasi Kapolri Brigjen Pol Guntur Ariyadi, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam, tokoh agama Ustad Ahmad, dan salah satu deklarator Malino I Daeng Raja."Polisi memutuskan melakukan penangkapan sesuai prosedur, dan tidak akan ada lagi pertemuan dengan mereka," tegas Anton.Polisi, lanjut Anton, menduga sebagian buron tersebut masih berada di Poso dan Palu. Mereka diduga bersembunyi di rumah-rumah warga yang melindungi mereka.Selain menjaga perbatasan kota, Anton mengaku polisi sudah menyebarkan foto-foto 29 buron ini ke setiap lurah dan kepala desa. "Kami berharap masyarakat mau menyerahkan mereka," tandasnya.
(fay/sss)











































