Terganjal Perpres, Peresmian Rusun oleh SBY Batal

Terganjal Perpres, Peresmian Rusun oleh SBY Batal

- detikNews
Selasa, 07 Nov 2006 17:04 WIB
Jakarta - Untuk kedua kalinya, setelah tanggal 5 Oktober gagal, peresmian rusun sewa dan milik yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden SBY pada 10 November mendatang batal. Peresmian ini terganjal perpres yang di dalamnya mengakomodasi keinginan swasta dalam menanamkam modalnya. "Nggak bisa (diresmikan 10 November), sekarang saja sudah tanggal berapa. Nggak mungkin kan hari ini masih merumuskan perpres, tanggal 10 diresmikan," ujar Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Asy'ari di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2006). Menurut menteri dari PKS ini, kepastian peresmian rusun sewa dan milik menunggu perpres selesai. Rusun yang rencananya dibangun oleh pemerintah yakni di Pulogebang, Berlan, Kalimalang, dan Marunda. Menurut Yusuf, swasta masih mengharapkan fasilitas yang diberikan pemerintah agar rusun tidak terlalu mahal seperti PPn dibebaskan, Biaya Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BBHTB) dibebaskan dan biaya perizinan dipangkas. "Intinya swasta cuma mau membangun, menjual atau menyewakan. Dijual untuk masyarakat golongan menengah, disewa untuk masyarakat golongan rendah," terang Yusuf. Ketika ditanya apakah keinginan swasta dapat diadopsi, Yusuf mengamininya. "Iya kita akan adopsi maka diperlukan rapat. Tentu tidak semua dipenuhi. Semuanya kan tidak hanya tergantung perumahan rakyat tetapi Mendagri, Menkeu, dan Bappenas," demikian Yusuf. (nik/nrl)


Berita Terkait