PDIP Protes Presiden SBY tentang Helipad untuk Bush

PDIP Protes Presiden SBY tentang Helipad untuk Bush

- detikNews
Selasa, 07 Nov 2006 15:54 WIB
PDIP Protes Presiden SBY tentang Helipad untuk Bush
Jakarta - Pembangunan helipad di Kebun Raya Bogor (KRB) untuk pendaratan helikopter yang membawa Presiden AS George Bush menuai protes banyak pihak. PDI Perjuangan (PDIP) termasuk pihak yang melayangkan protes berat kepada Presiden SBY terhadap hal ini. Protes PDIP ini disampaikan dalam suratnya yang ditujukan kepada Presiden SBY. Dalam surat tertanggal Jakarta, 7 November 2006 dan berkop DPP PDIP itu, PDIP menyampaikan protes pembangunan helipad untuk Bush di KRB berikut alasan-alasannya. Redaksi detikcom mendapatkan kopian surat yang ditandatangani A Sonny Keraf (ketua) dan Pramono Anung (Sekjen) itu pada Selasa (7/11/2006). Surat PDIP bernomor 289/EX/DPP/XI/2006 ini bertuliskan 'perihal: Protes penggunaan Helipad di Kebun Raya Bogor'. Berikut isi surat lengkap PDIP untuk Presiden SBY: "Sehubungan dengan rencanan kunjungan rombongan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush yang akan menggunakan area Kebun Raya Bogor sebagai tempat landasan Helipad, maka bersama ini DPP PDI Perjuangan menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Kebun Raya Bogor merupakan kawasan konservasi lingkungan yang memiliki banyak tanaman yang harus dijaga dan dilindungi kelestariannya, karena merupakan warisan yang sangat berharga dan bernilai bagi Bangsa Indonesia.2. Tindakan Pemerintah yang menggunakan Kebun Raya Bogor sebagai tempat pendaratan halipad jelas-jelas akan mengganggu dan merusak tanaman kawasan konservasi Kebun Raya Bogor yang berarti Saudara Presiden telah mengorbankan konservasi lingkungan untuk kepentingan politik.3. PDI Perjuangan menyampaikan protes keras penggunaan kawasan konservasi lingkungan Kebun Raya Bogor sebagai tempat pendaratan Halipad termasuk rencana rangkaian kedatangan rombongan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush yang menggunakan landasan Hellipad tersebut.4. PDI Perjuangan memahami bahwa Pemerintah Amerika Serikat sangat menghargai dan peduli terhadap lingkungan, tetapi dalam kasus ini Pemerintah Amerika Serikat secara tidak langsung terlibat membiarkan kelangsungan kawasan konservasi untuk kepentingan politik.5. Tindakan Pemerintah Indonesia dalam hal ini telah membuat Bangsa Indonesia tidak mempunyai harga diri karena tidak bisa menjaga kedaulatan konservasi warisan Bangsa untuk kepentingan politik.6. PDI Perjuangan pada prinsipnya menyambut baik kedatangan Pemerintah Amerika Serikat dalam rangka pelaksanaan kegiatan politik bebas aktif.Demikian surat protes ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih." (asy/nrl)


Berita Terkait