Agung Laksono:
Tata Ulang UKP3R Belum Cukup
Selasa, 07 Nov 2006 15:30 WIB
Jakarta - Keputusan Presiden SBY untuk menata ulang UKP3R dinilai belum cukup. SBY harus membekukan lembaga ini dan memperbaikinya dengan orang-orang baru, landasan hukum baru dan prosedur yang baru."Itu respons positif. Kalau dibekukan itu kan bisa dihidupkan lagi," kata Wakil Ketua Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11/2006).Menurut dia, SBY harus meninjau ulang status UKP3R untuk kebaikan bersama daripada tetap diteruskan tapi menimbulkan masalah baru."Kalau untuk kepentingan nasional tidak jadi soal, daripada dilanjutkan akan menjadi benturan dan menghambat birokrasi," tegasnya.Agung juga mendukung penggantian Marsillam Simandjuntak dari posisi ketua UKP3R, karena sosok itu mendapat perlawanan dari masyarakat, terutama kader Golkar. Namun untuk komposisi UKP3R lainnya, dia menyerahkan kepada SBY.Agung juga meminta reshuffle kabinet tetap dilakukan karena beberapa menteri layak diganti. "Banyak yang perlu diganti dari sektor politik, sosial, dan ekonomi," katanya.
(san/sss)











































