Marsillam Dipolitisir Golkar

Nursjahbani:

Marsillam Dipolitisir Golkar

- detikNews
Selasa, 07 Nov 2006 12:50 WIB
Jakarta - Tudingan Partai Golkar bahwa Marsillam Simandjuntak konseptor pembubaran partai berlambang beringin itu dibantah keras Nursjahbani Katjasungkana. Marsillam dinilainya telah dipolitisir GolkarNursjahbani yang mengetik naskah keputusan mantan Presiden Abdurrahman Wahid terkait Dekrit Presiden ini menegaskan, saat itu Marsilam tidak terlibat masalah tersebut.Pembubaran Partai Golkar justru didukung seluruh kelompok pro-demokrasi (prodem) dari LSM-LSM maupun perorangan."Nggak benar sama sekali itu. Yang ngusulkan itu banyak dari kelompok pro-demokrasi. Marsilam saat itu hanya jalan-jalan saja," tutur Nursjahbani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11/2006).Menurut politisi PKB itu, yang mengusulkan pembubaran Partai Golkar dan penerbitan Dekrit Presiden saat itu adalah Budiman Sudjatmiko, Emmy Hafild, Alexander Irwan, dan kelompok-kelompok prodem lainnya yang saat itu berkumpul di Istana Negara.Nursjahbani menilai tudingan Partai Golkar terhadap Marsilam yang ditunjuk sebagai ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R), semata-mata untuk pengalihan isu terkait pembentukan UKP3R."Itu politisasi Partai Golkar saja. Karena Marsilam hanya melihat-lihat orang yang demo sambil mondar-mandir," katanya.Marsilam, imbuh dia, adalah tokoh yang layak memimpin lembaga yang bertujuan meluruskan arah reformasi. Karena dari segi kapabilitas dan integritas, dia tidak diragukan lagi. "Dia itu baik, lurus dan profesional. Jadi secara personal layak," tandasnya. (umi/sss)


Berita Terkait