Persiapan Haji 1427 H Beres

Wawancara dengan Ketua PPIH:

Persiapan Haji 1427 H Beres

- detikNews
Selasa, 07 Nov 2006 10:15 WIB
Persiapan Haji 1427 H Beres
Jeddah - Kurang dari sebulan mendatang, ratusan ribu jamaah haji asal Indonesia akan berdatangan ke kota Suci Makkah dan Madinah secara bergelombang. Bagaimana persiapan pelaksanaan haji 1427 H? Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Muhammad Nur Samad Kamba memastikan persiapan haji sudah beres. "Persiapan penyelenggaraan haji tahun 1427 H sudah selesai dan rampung, baik menyangkut kedatangan, pemondokan, maupun katering," kata Nur Samad yang juga Kepala Staf Teknis Urusan Haji Konsulat Jenderal (Konjen) Jeddah, Arab Saudi, saat diwawancarai detikcom, Selasa (7/11/20006). Yang menjadi prioritas persiapan PPIH, menurut Nur Samad, adalah peningkatan pelayanan pemondokan di Makkah, optimalisasi pelayanan katering di Madinah dan peningkatan pelayanan jamaah di Jeddah pada masa kepulangan. Tiga hal inilah yang menjadi persoalan serius selama musim haji setiap tahunnya. Berikut wawancara selengkapnya dengan Nur Samad Kamba, doktor lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, melalui surat elektronik: agaimana persiapan pelaksanaan haji hingga sekarang? Baik kedatangan jamaah, pemondokan, dan juga pelayanan katering?Persiapan penyelenggaraan haji tahun 1427H sudah selesai dan rampung, baik menyangkut kedatangan, pemondokan maupun katering. Apa yang menjadi prioritas persiapan PPIH dalam menyelenggarakan haji dalam musim haji tahun ini?Yang menjadi prioritas persiapan PPIH adalah peningkatan pelayanan pemondokan di Makkah, optimalisasi pelayanan katering di Madinah dan peningkatan pelayanan di Jeddah pada masa kepulangan. Untuk pemondokan di Makkah, telah digariskan oleh Menag kebijakan sebagai berikut:a. Proporsional (jamaah membayar sesuai kontrak, jika kurang dari SR 2.000, maka lebihnya akan dikembalikan ke jamaah)b. 80% dari jumlah jamaah Indonesia akan ditempatkan dalam jarak radius maksimum 1.200 meter dari Masjidil Haram c. Mereka yang tinggal di wilayah alternatif (di luar radius 1.200 meter) mendapat jaminan pelayanan transportasi khusus (shuttle bus)d. Termasuk kebijakan baru tahun ini pengangkutan bagasi (koper) jamaah dari Airport Jeddah/Madinah langsung ke pemondokan lebih awal mendahului kedatangan jamaah di pemondokannyaSementara untuk pelayanan katering di Madinah, akan ada penyeragaman menu, dengan diversifikasi rasa. Untuk masa kepulangan (transito Jeddah), menggunakan 7 hotel berbintang lima dan berbintang empat. Dengan pemondokan sistem proporsional, apa kesulitan yang akan dihadapi?Dengan sistem proporsional, insya Allah pengembalian uang kepada jamaah tidak akan ada masalah Adakah perubahan-perubahan dalam pelayanan transportasi di Makkah bagi jamaah haji yang mendapat penginapan yang cukup jauh dari Masjidi Haram?Transportasi dari pemondokan ke Masjidil Haram bagi pemondokan di luar radius dari 1.200 meter dijamin lancar tahun iniTentang kegiatan puncak haji di Padang Arafah dan Mina. Bagaimana pengaturan tentang pelaksanaan wukuf di Arafah dan mabit di Mina? Kabarnya, jamarat saat ini sudah berubah dengan bangunan baru?Acara di Arafah dan Mina sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Di Mina akan ada pengaturan ketat mengenai jadwal pelontaran bagi setiap jamaah melalui mekanisme maktab-maktab muassasah untuk menghindari kepadatan yang sangat berbahaya. Renovasi jamarat yang akan menjadi 5 lantai akan selesai setelah 3 tahun mendatang, namun yang sudah rampung untuk digunakan musim haji 1427H baru 1 lantai.Harapan-harapan PPIH terhadap jamaah Indonesia saat ini?PPIH berharap jamaah haji disiplin mengikuti aturan-aturan yang sudah disosialisasikan termasuk penggunaan pakaian seragam dan penempelan atau ikatan pita di koper masing-masing sesuai edaran Direktur Pelayanan Haji dan Umroh Departemen Agama RI. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads