AS Tepis Kritikan Eropa Soal Hukuman Mati Saddam

AS Tepis Kritikan Eropa Soal Hukuman Mati Saddam

- detikNews
Selasa, 07 Nov 2006 09:54 WIB
Washington - Pemimpin negara-negara Eropa mengkritik vonis mati yang dijatuhkan kepada Saddam Hussein. Pemerintah AS langsung menepis kritikan sekutu-sekutunya itu.Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice mencetuskan, Eropa tidak pada tempatnya untuk mengomentari hukuman mati atas mantan presiden Irak itu."Hal ini bukan untuk dikomentari Amerika atau sejujurnya, Eropa. Menurut saya, ini sesuatu yang harus diputuskan warga Irak," kata Rice dalam wawancara televisi di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/11/2006).Menurut Rice, vonis mati terhadap Saddam benar-benar keputusan pengadilan Irak tanpa campur tangan atau rekomendasi dari pemerintah AS. "Ini proses Irak, bukan proses Amerika ataupun proses internasional," kata Rice kepada stasiun televisi Fox News.Pernyataan ini dilontarkan Rice setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair menyampaikan penolakannya atas hukuman mati terhadap Saddam ataupun orang lain. Hal senada dicetuskan Menlu Italia Massimo D'Alema. "Penerapan hukuman mati itu tidak bisa diterima," tegasnya.Ditekankannya, pemerintah Italia dan negara-negara Eropa lainnya pada prinsipnya menentang hukuman mati. Dikhawatirkan pula, eksekusi Saddam akan membawa Irak yang sudah terpecah-pecah ke perang saudara.Pengadilan Tinggi Irak yang dibiayai pemerintah AS menyatakan Saddam bersalah atas dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam kasus tewasnya 148 warga sipil Syiah di Desa Dujail.Dalam putusannya, hakim menjatuhkan hukuman gantung bagi Saddam dan dua terdakwa lainnya. (ita/nrl)


Berita Terkait