Gara-gara UKP3R, Posisi Tawar Golkar Naik
Selasa, 07 Nov 2006 09:31 WIB
Jakarta - Presiden SBY mempertahankan Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R). Polemik seputar UKP3R dinilai menunjukkan naiknya posisi tawar Partai Golkar terhadap SBY."Setidaknya setahun ke depan, kalau ada kebijakan sekecil apa pun SBY harus mempertimbangkan Golkar dan Wapres JK," ujar pengamat komunikasi politik UI Effendy Ghazali saat dihubungi detikcom, Selasa (7/11/2006).UKP3R, menurut Effendy, adalah hasil dari masalah komunikasi politik antara SBY-JK dan SBY-Golkar. SBY menurutnya berbuat kesalahan tidak melibatkan Wapres dalam pembentukan UKP3R yang akhirnya overlap dengan kontrak politik mereka."Dalam komunikasi politik yang baik, JK harus diajak bicara. Apalagi JK tidak berada di tempat," lanjutnya.Effendy melihat masalah komunikasi politik SBY-Golkar kini dilontarkan ke publik tanpa tedeng aling-aling. Golkar berhasil memilih isu yang tepat dan memiliki banyak amunisi untuk menekan SBY."Ini bisa menjadi bargaining untuk reshuffle atau ke depannya segala kebijakan harus dikoordinasikan dengan wapres," tandasnya.
(fay/nrl)











































