FPAN Minta Kocok Ulang Pimpinan DPR
Senin, 06 Nov 2006 17:30 WIB
Jakarta -
Sama seperti struktur alat kelengkapan DPR, FPAN meminta ada penataan sistem kepemimpinan sesuai azas proporsionalitas. Sikap FPAN ini disampaikan Ketua FPAN Zulkifli Hasan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/11/2006). Zulkifli mengharapkan FPAN tidak terjebak pada istilah kocok ulang DPR. Menurut dia, yang terpenting harus dilakukan adalah melakukan penataan sistem kepemimpinan DPR sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas DPR.Oleh karenanya, lanjut Zulkifli, mengingat struktur kepemimpinan dalam alat kelengkapan DPR ditentukan berdasarkan azas proporsionalitas maka struktur pimpinan DPR harus dilakukan penyesuaian sebagaimana yang telah dilakukan dalam penyusunan komposisi pimpinan alat kelengkapan DPR."DPR menganut sistem perwakilan, yang banyak dapat banyak, dan yang dikit dapat dikit. FPAN mendukung seluruhnya sama," ujarnya.Anggota FPAN Abdillah Toha menambahkan sistem proporsional adalah karakter hak DPR. "Jadi meski FPAN sudah mendapat kursi wakil ketua di MPR, bukan berarti PAN tidak boleh dapat posisi wakil ketua di DPR karena secara kelembagaan DPR dan MPR berbeda," kata Abdillah.
(aan/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
