Helipad Bush Ganggu Estetika Kebun Raya Bogor
Senin, 06 Nov 2006 15:45 WIB
Jakarta - Pembuatan helipad untuk pendaratan helikopter Presiden AS George W Bush dinilai mengganggu estetika Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Karena itu, usai digunakan, lahan itu harus dikembalikan seperti semula."Selesai digunakan, harus dikembalikan seperti semula," kata Kepala Konservasi Kebun Raya Bogor, Sudjati, di kantornya, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/11/2006).Penjelasan Sudjati ini sekaligus membantah berita yang menyatakan dirinya menolak pembuatan helipad tersebut karena akan mengganggu konservasi alam di Kebun Raya Bogor. Menurut Sudjati, pembuatan helipad itu tidak mengganggu konservasi alam karena di lokasi itu tidak ditumbuhi pohon."Dalam rakor dengan pihak istana, kami sempat agak keberatan. Bukan soal konservasi, tapi dari sisi estetika. Karena di lahan pembangunan helipad tidak ada tanaman selain padang rumput. Kami hanya ingin pengalihan fungsi itu tidak semena-mena," ungkap Sudjati.Sudjati juga mengatakan, jam operasional Kebun Raya Bogor tidak akan banyak berubah. Lokasi wisata ini akan tetap buka hingga H-1 kedatangan Bush."Sebelum hari H, masyarakat masih bisa masuk kawasan Kebun Raya Bogor. Sterilisasi akan dilakukan pada malam harinya, begitu hasil rapat dengan protokol Istana," tutur Sudjadi.
(djo/sss)











































