Amankan Bush, TNI Tempatkan Sniper di Halim

Amankan Bush, TNI Tempatkan Sniper di Halim

- detikNews
Senin, 06 Nov 2006 15:08 WIB
Jakarta - Kodam Jaya dan Kodam III/Siliwangi dilibatkan dalam pengamanan VVIP menyambut kedatangan Presiden George W Bush ke Istana Bogor, Jawa Barat. Masing-masing Kodam menyiapkan pasukan pengamanan VVIP sebanyak 2 SSK. Sniper juga ditempatkan di Halim Perdanakusumah."Tentang kedatangan Presiden Bush, dalam pelaksanaan tugas operasinya itu dikendalikan oleh Mabes TNI. Panglima Kodam selaku panglima komando pengamanan VVIP," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso dalam jumpa pers usai meresmikan gedung Kartika Media Center di Jl Abdulrachman Saleh I No 48, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2006).Untuk pengamanan VVIP tersebut yang dilibatkan dari unsur Kodam Jaya yang berada di Jakarta dan Kodam III/Siliwangi di Jawa Barat. Selain itu juga melibatkan Korem setempat, seperti Jakarta Timur dan Suryakencana, Bogor.Menurut Djoko, persiapan telah dilakukan oleh Kodam masing-masing wilayah tersebut, termasuk unsur intelijen dan teritorial. Presiden Bush begitu mendarat di Halim Perdanakusumah akan langsung terbang ke Bogor dengan menggunakan pesawathelikopter.Sementara Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo menjelaskan, pengamanan Presiden Bush dilaksanakan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Keterlibatan pasukan Kodam Jaya dilakukan menjelang dan saat Presiden Bush mendarat di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur."Untuk Kodam Jaya sesuai hasil rapat kemarin menyiapkan satuan sekitar 2 satuan setingkat kompi (SSK) untuk pengamanan VVIP," kata Agustadi.Dijelaskan Agustadi, 2 SSK pasukan Kodam Jaya akan mengamankan di ring tiga, atau seputar luar pagar Bandara Halim Perdanakusumah. Sementara, di dalam dilakukan oleh unsur pengamanan TNI AU. Untuk pengamanan ini juga dilakukan koordinasi dengan pihak Polri, BIN, Mabes TNI, Paspamres. Ditanya soal keterlibatan pengamanan militer AS dalam pengamanan Presiden Bush nanti, mengingat Menlu Condolezza Rice dijaga cukup ketat oleh militer AS ketika ke Jakarta awal tahun lalu, Agustasi mengaku belum tahu.Agustadi menambahkan, operasi intelijen terus berjalan tidak hanya menyambut kedatangan Bush, terkait ancaman aksi terorisme. "Sampai saat ini situasi clear, sampai sekarang belum ada ancaman teroris apapun, kita tidak bias prediksi itu," tandasnya. TNI juga menempatkan sejumlah sniper di beberapa titik wilayah rawan di seputar Halim Perdanakusumah. Sementara Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI George Toisutta mengatakan hal sama. Kodam Siliwangi menyiapkan pasukan 2 SSK di ring dua IstanaBogor. (zal/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads