Warga Parangtritis Pasrah Rumahnya Digusur

Warga Parangtritis Pasrah Rumahnya Digusur

- detikNews
Senin, 06 Nov 2006 13:14 WIB
Parangtritis - Warga Dusun Mancingan Sebelas, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dilanda kesedihan. Sebab rumah mereka digusur oleh polisi dan Satpol PP. Bentrokan pun nyaris terjadi. Namun karena jumlah aparat lebih banyak, warga akhirnya mengalah.Warga hanya bisa pasrah rumah mereka yang terbuat dari kayu dan tripleks diratakan oleh mesin berat milik aparat. Dari 91 rumah yang akan digusur, hingga Senin (6/11/2006) siang baru 8 rumah yang sudah diratakan. Rumah lainnya digusur bertahap hingga 20 Desember mendatang.Akhid (22), salah satu korban penggusuran, mengaku tidak sempat menyelamatkan harta bendanya ketika proses penggusuran terjadi. Ini disebabkan tidak ada pemberitahuan dari petugas kapan penggusuran dilaksanakan."Kita hanya dikasih tahu kalau ada penggusuran, tapi waktunya kapan, kita tidak tahu," jelas Akhid dengan mata yang berkaca-kaca.Saat ini para korban penggusuran kebingungan ke mana mereka akan berlindung. Akhirnya mereka pun membuat tenda dari terpal plastik dengan ukuran seadanya.Sebenarnya Pemda Bantul telah menyediakan anggaran Rp 1 juta per rumah yang digusur. Namun jumlah ini ditolak warga karena terlalu kecil.Hingga pukul 12.30 WIB, warga sibuk menyelamatkan harta benda yang masih tersisa. Selain itu sebagai bentuk solidaritas, warga yang belum terkena penggusuran mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk duka cita dan kekecewaan.Kawasan itu digusur untuk disulap menjadi tempat wisata penunjang keindahan Parangtritis. Warga digusur karena mereka tidak memiliki izin mendirikan bangunan dan menempati lahan pemerintah secara ilegal. (ahm/nrl)


Berita Terkait