Ributkan UKP3R, Golkar Jangan GR Didukung Media

Ributkan UKP3R, Golkar Jangan GR Didukung Media

- detikNews
Senin, 06 Nov 2006 10:42 WIB
Jakarta - Polemik UKP3R antara Presiden SBY dan Wapres JK yang mencuat di media selama ini dinilai membela Wapres dan Partai Golkarnya. Padahal tidak demikian. Media mengangkat isu tersebut secara terus menerus semata-mata karena nilai beritanya sangat tinggi karena terkait hubungan antara presiden dan wapres."Soal UKP3R, Golkar jangan terlalu GR media mendukungnya. Ini semata-mata karena news valuesnya yang sangat tinggi karena terkait hubungan harmonis presiden dan wapres," kata anggota Komisi I DPR Dedy Djamaluddin Malik pada detikcom, Senin (6/11/2006) pukul 10.00 WIB. Hal yang sama juga diungkapkan pakar komunikasi politik dari UI Effendi Ghazali. "Sekarang ini memang Golkar lebih kuat posisi isunya," kata Effendi. Menurut Dedy, pembentukan UKP3R merupakan hak prerogatif presiden. Seharusnya wapres mendukung kebijakan presiden itu karena tujuannya untuk memperbaiki citra pemerintahan SBY-JK dalam memenuhi janji-janji kampanyenya dulu."Harusnya wapres memperkuat gagasan ini. Apalagi untuk perbaikan investasi, birokrasi dan pelurusan arah reformasi. Bukan tidak setuju. Apalagi mempersoalkan di media," tambah pakar komunikasi dari Unpad ini.Untuk menghindari spekulasi politik yang berkepanjangan, Dedy meminta SBY segera menjelaskan status UKP3R setelah polemik yang tidak kunjung usai ini. Ini penting demi kewibawaan pemerintahan SBY."SBY harus segera ambil sikap dan menjelaskan agar tidak ngambang terus. Karena keterangan JK dengan Jubir Presiden beda," kata Dedy. (yid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads