Cuma 7 Persen Anak Muda Indonesia yang Bugar
Minggu, 05 Nov 2006 12:21 WIB
Jakarta - Berdasarkan catatan Sport Development Index (SDI) Nasional, nilai indeks kebugaran pemuda di Indonesia hanya 7 persen. Sisanya hanya memiliki kebugaran biasa bahkan rendah."Kebiasaan main Playstation, makan makanan siap saji yang cenderung berlemak, dan nongkrong di mal menyebabkan anak muda kurang gerak dan cenderung terkena obesitas," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault di sela-sela acara pencanangan Gerakan Jantung Sehat Remaja di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (5/11/2006).Selain kebiasaan yang buruk, sarana olahraga yang minim dan kurikulum olahraga yang tidak tepat di sekolah-sekolah berperan membuat anak muda Indonesia kurang gerak. Dengan pencanangan gerakan ini Adhyaksa berharap dapat membantu menggiatkan olahraga di kalangan muda Indonesia."Terserah maunya mereka. Mau breakdance atau pencak silat, yang penting ada wadahnya," ujarnya.Sementara itu Ketua Yayasan Jantung Indonesia Nerry Aulia Fani menyatakan usia rata-rata pasien serangan jantung telah bergeser. Berdasarkan data yang dimilikinya, usia 30 tahun ke bawah kini rawan terkena serangan jantung."Karena itu dengan kegiatan ini kita mulai upaya promotif dan preventif sejak dini. jangan merokok, hindari stress, makan makanan bergizi, awasi tekanan darah, dan teratur berolahraga," tukas Nerry.
(bal/san)











































