Vouchergate, Akil dan Agun Terancam Recall
Sabtu, 04 Nov 2006 15:06 WIB
Jakarta - Kritik tajam yang dilancarkan 2 anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR terhadap Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono bakal diganjar sanksi peringatan. Bahkan keduanya terancam akan di-recall keanggotaannya di DPR.Kedua anggota FPG itu adalah Akil Mochtar dan Agun Gunandjar Sudarsa. Mereka mengkritik Agung yang juga ketua DPR itu yang membagi-bagikan voucher pendidikan saat Safari Ramadan."Kami masih akan beri peringatan. Recall baru akan dijatuhkan setelah 2 kali peringatan. Tapi pembahasan selanjutnya masih belum akan dibahas," ucap Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo usai acara diskusi di Kafe Mario's Place, Jl Menteng Raya, Jakarta, Sabtu (4/11/2006).Firman berpendapat, kritik yang dilontarkan Akil dan Agun bermaksud baik. Namun sepatutnya keduanya menyadari bahwa tanpa parpol, mereka tidak akan bisa duduk di kursi DPR."Teman-teman yang kritik harusnya sadar fraksi di DPR adalah perpanjangan tangan partai, sehingga harus menjunjung keputusan partai," tandasnya.Dia juga mengungkapkan rasa herannya terhadap kritik yang dilontarkan keduanya. Menurut dia, dalam satu partai yang sama, seharusnya bersatu menghadapi tantangan dari luar."Harusnya rekonsiliasi. Kalau ada kritik seharusnya dari luar lawan politik kita. Tapi kenapa ini justru datang dari teman sendiri," tuturnya heran.Dijelaskan dia, digantinya Akil Mochtar dari jabatan wakil ketua Komisi III DPR tidak ada kaitannya dengan kritikan atau pemberian sanksi.
(fjr/sss)











































