SBY-JK Jangan Buru-buru Turun Tangan di Poso

SBY-JK Jangan Buru-buru Turun Tangan di Poso

- detikNews
Sabtu, 04 Nov 2006 14:03 WIB
Jakarta - Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla sebaiknya bekerja di balik layar dan mempercayakan penyelesaian kasus Poso kepada Menko Polhukam Widodo AS dan Menko Kesra Aburizal Bakrie."Lebih baik SBY-JK menahan diri, jangan banyak ikut campur. Dari belakang layar saja, tetapi menko polhukam dan menko kesra yang harus dimaksimalkan kinerjanya," kata Sosiolog UI Dr Tamrin Amal Tomagola.Hal ini disampaikan dia usai diskusi bertajuk "Pergolakan Poso" di Timebreak Cafe, Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2006).Namun demikian, Tamrin menilai kinerja menko polhukam dan menko kesra masih amburadul. Kegagalan total itu dikarenakan penyelesaian Poso dilakukan dengan jalan kekerasan.Menurut dia, diperlukan peningkatan kemampuan intelijen kepolisian."Brimob sebisa mungkin ditarik di sana dan hanya ditempatkan di posisi yang strategis yang tidak mencolok dan berhadapan langsung dengan rakyat. Yang berhadapan langsung hanya polisi dan kalau bisa berpakaian preman. Mereka melakukan pendekatan psikologis dengan masyarakat. Itu yang saya katakan pendekatan assalamualaikum atau ketok pintu. Itu saja menurut saya penyelesaiannya," papar Tamrin. (aan/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait