Wabah Salmonella Landa AS, Ratusan Orang Jatuh Sakit
Sabtu, 04 Nov 2006 11:39 WIB
Washington -
Wabah Salmonella tengah melanda Amerika Serikat (AS). Hampir 200 orang jatuh sakit setelah memakan tomat yang terkontaminasi Salmonella.Demikian disampaikan pejabat-pejabat Kesehatan AS seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/11/2006)."Sampai saat ini, 21 negara bagian telah melaporkan 183 kasus," demikian pernyataan Badan Obat dan Makanan AS (FDA)."Ini menunjukkan bahwa wabah ini belum sirna," imbuh FDA. Laporan kasus ini telah mencapai puncaknya pada akhir September lalu.Berdasarkan hasil penyelidikan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS, tomat-tomat yang terkontaminasi bakteri Salmonella itu dimakan di restoran. Negara bagian yang paling banyak mengalami kasus ini adalah Connecticut, Massachusetts, dan Minnesota.Belum lama ini, AS juga dilanda wabah bakteri E. coli yang ditemukan pada sayur bayam. Pada September lalu, FDA bahkan mengeluarkan peringatan konsumen yang mendorong ditariknya bayam dari supermarket-supermarket.Wabah ini bermula dari sejumlah bayam yang tumbuh di California telah terkontaminasi bakteri E. coli dan dikirimkan ke 20 negara bagian AS. Buntutnya, satu orang tewas akibat wabah ini dan hampir 100 orang lainnya harus dirawat di rumah sakit.Namun pada wabah Salmonella ini, FDA merasa belum perlu mengeluarkan peringatan konsumen. Sebabnya, tomat-tomat yang tercemar Salmonella itu diyakini telah dibuang atau dimusnahkan.Salmonella bisa menyebabkan infeksi serius dan kadang-kadang fatal pada anak-anak, orang lemah atau lanjut usia dan mereka yang sistem kekebalan tubuhnya menurun. Gejala-gejalanya termasuk diare, mual, muntah-muntah dan nyeri perut.
(ita/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































