AS Diminta Hentikan Blokade Ekonomi Atas Kuba

AS Diminta Hentikan Blokade Ekonomi Atas Kuba

- detikNews
Sabtu, 04 Nov 2006 05:05 WIB
Montevidio - Blokade ekonomi AS atas Kuba telah berlangsung 45 tahun. AS pun diminta segera menghentikan embargo itu.Itulah seruan dari para pemimpin pertemuan Ibero-Amerika, pertemuan negara-negara Latin, yang berlangsung di Montevidio, Uruguay, seperti dilansir dari AFP, Sabtu (4/11/2006).Meski demikian, beberapa mantan presiden juga mengeluhkan pemerintah Kuba yang tidak juga beralih ke aturan demokratik. Kuba dinilai gagal menerapkan demokrasi partisipatory yang efektif.Beberapa mantan pemimpin negara yang mengeluhkan Kuba antara lain Patricio Aylwin dari Cile, Armando Calderon dari Elsavador, Luis Alberto Lacalle dari Uruguay, dan Luis Alberto Monge dari Kosta Rika."Mereka tidak tahu Kuba. Mereka tidak tahu apa yang terjadi di negara saya," ujar salah seorang diplomat Kuba yang mendengar keluhan para mantan presiden itu.Kuba adalah satu-satunya negara di benua Merika yang mengusung rezim komunis. Presiden Kuba Fidel Castro (80) memegang tampuk kekuasaan sejak 1959. Namun pemerintahan Kuba sementara sejak 31 Juli dipegang adiknya, Raul Kastro (75) karena Fidel mengalami gangguan kesehatan.Presiden Brazil beraliran kiri Luiz Inacio Lula da Silva pada 19 Oktober lalu pernah menyatakan kekecewaannya karena Fidel Castro kehilangan kesempatan untuk mengimplementasikan sebuah demokrasi terbuka."Saya pendukung revolusi Kuba, saya menyesal Fidel Kastro tidak ambil bagian dalam proses politik terbuka," ujar Lula pada hari pertama pemilu presiden di Brazil. (nvt/nvt)


Berita Terkait