Sikap Mesra SBY-JK Hanya di Permukaan
Sabtu, 04 Nov 2006 04:51 WIB
Jakarta - Sikap mesra yang ditunjukan Presiden SBY dengan Wapres JK tatkala salat Jumat, dinilai hanya di permukaan saja. Padahal pertentangan antara keduanya masih berkobar.Pertentangan itu terkait pembentukan tim Unit Kerja Presiden untuk Percepatan Program Reformasi (UKP3R)."Itu hanya diatas panggung saja. Itu hanya formalitas semata. Keduanya masih menyimpan ketidakcocokan," ungkap guru besar ilmu politik Universitas Indonesia Maswadi Rauf ketika dihubungi detikcom, Jumat (3/11/2006).Maswadi memberikan alasan, persoalan yang menyertai pembentukan UPK3R lebih kompleks dan tidak selesai dalam satu pertemuan. Salah satunya mengenai kepentingan yang dibawa oleh tim pimpinan Marsilam Simadjuntak itu."Persoalnnya tak semudah itu. Masalahnya, tim UKP3R tidak lain sebagai alat politik presiden yang membawa kepentingan politik pribadi presiden," tambah pria yang pernah mengenyam pendidikan di Goergetown University ini.Salah satu indikasinya, lanjut Maswadi, dapat diketahui dari tidak diikutsertakannya pihak koalisi dari kubu JK yakni Partai Golkar. Karena itu ia pun memahami bila Partai Golkar berang."Wajar saja Golkar marah. Selain tidak diajak berunding, tidak ada kader Golkar yang masuk tim itu," sesal dia.Karena itu ia melihat pembentukan UPK3R hanya akan mempersulit posisi presiden dalam wilayah politik. Selain itu ia juga tetap mempertanyakan urgensi tim itu dibentuk."Dengan Tim itu, SBY sama saja mencari masalah baru. Apa urgensinya tim itu dibentuk perlu dipertanyakan," tandas Maswadi.
(Ari/nvt)











































