Tak Perlu Emosi Tanggapi UKP3R
Jumat, 03 Nov 2006 20:45 WIB
Jakarta - Bertolak belakang dengan sebagian besar pimpinan Partai Golkar, Muladi kalem menyikapi keberadaan Unit Kerja Presiden untuk Percepatan Program Kebijakan Reformasi (UKP3R).Selaku Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), dia minta kalangan partai politik tidak emosional menanggapi keputusan Presiden SBY tersebut."Partai-partai tidak perlu emosional, menghadapi keberadaan unit kerja ini. Mereka justru harus ikut mengawasi unit ini," kata Muladi pada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (3/11/2006).Salah seorang Ketua Partai Golkar ini justru memandang positif pembentukan UKP3R. Tugas pokok yang diembankan pada unit pimpinan Marsilam Simandjuntak ini adalah untuk mengawasi kemajuan program reformasi. Karena itu dia menilai unit itu merupakan shock therapy terhadap kabinet.Bahkan pembentukan lembaga itu sendiri sudah mencerminkan ketidakpuasan SBY terhadap kinerja para menterinya sebagai suatu sistem. Karenanya ia mendorong SBY agar tak ragu-ragu lagi melaksanakan reshuffle kabinet jilid II."Ya kalau memang macet di sana-sini dan tidak bekerja dalam suatu sistem, kenapa tidak reshuffle? Itu hak prerogatif presiden, tidak perlu ragu-ragu," ujarnya.
(lh/nvt)











































