Cara Murah dan Efektif Buang Lumpur Lapindo Tengah Dikaji
Jumat, 03 Nov 2006 20:07 WIB
Sidoarjo - Pembuangan air lumpur Lapindo ke Kali Porong dilakukan dengan menggunakan 7 unit mesin pompa. Meski begitu, Tim Nasional Penanggulangan Lumpur tengah mengkaji metode lain yang lebih murah dan efektif."Kita tengah mengkaji pembuatan kanal untuk membuang air lumpur langsung dari pusat semburan ke laut," Kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat meninjau pembuangan lumpur ke Kali Porong, Jumat (3/11/2006).Menurut Djoko, pembuatan kanal pembuangan air lumpur langsung ke laut dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan metode spillway yang saat ini sudah dilakukan."Spillway sudah cukup maksimal, tetapi pembuatan kanal akan lebih bagus lagi," ujarnya.Namun menurut dia, rencana pembuatan kanal ini masih dalam tahap pengkajian. Sedangkan bagi warga yang terkena pembebasan lahan akan diberi ganti rugi.Sementara itu, Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur, Basuki Hadimuljono, membenarkan rencana metode pembuangan air lumpur langsung ke laut maupun melalui Kali Porong."Selain dengan pompa kita juga tengah melakukan pengkajian pembuangan air lumpur dengan 3 metode. Saat ini tim yang dibentuk oleh timnas sedang mengkaji metode tersebut," jelas Basuki.Tiga metode pembuangan air lumpur yang dianggap lebih efektif dan efisien menurut dia antara lain, open chanel atau pembuatan kanal langsung dari pusat semburan menuju ke laut. Cara lain adalah membuang Lumpur dengan alat ban berjalan seperti pada tambang batu bara.Sedangkan cara ketiga adalah dengang saluran majemuk atau pembuatan dua saluran untuk lumpur dan air dari pusat semburan menuju Kali Porong."Setelah dilakukan pengkajian. Mana yang paling efektif dan efisien untuk membuang air lumpur, kita akan langsung membuat metode tersebut," tandas Basuki.
(nvt/nvt)











































