Pasca Lebaran, Harga Sembako di Palembang Masih Tinggi
Jumat, 03 Nov 2006 19:40 WIB
Palembang - Meski lebaran sudah 9 hari berlalu, tetapi harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Pelembang, Sumsel, yang sempat naik belum turun juga. Warga pun banyak yang mengeluh.Harga bahan pokok yang tetap tinggi antara lain gula pasir, beras, dan telur ayam.Harga jula gula pasir misalnya, berkisar Rp 8-9 ribu per kg. Padahal sebelum puasa harga pasarannya sekitar Rp 7.500 per kg. Beras dengan kualitas sedang yang sebelumnya dijula Rp 5.500 per kg kini dijual Rp 6 ribu.Sedangkan telur dijual Rp 9 ribu per kg, padahal sebelumnya berkisar Rp 8.500 ribu per kg."Ini masih stok lama. Ya, kami membeli dari agen sudah tinggi, kami belum mengambil stok baru," kata Nurainih, pemilik warung kelontong di Pasar Lemabang, Palembang.Tingginya harga sembako ini membuat ibu-ibu rumah tangga mengeluh. "Kita kan sudah kehabisan uang buat lebaran, kok barang masih dijual mahal. Kita susah nih, harusnya pemerintah mengecek harga sembako ini," kata seorang warga, Merry.Sementara itu, pasar-pasar tradisional maupun mall di Palembang terlihat lebih lengang pada H+9 ini. Tenru saja suasana itu berbeda jauh dengan kondisi hari-hari biasa sebelum Lebaran."Biasa Mas, ini kan habis Lebaran. Sebentar lagi juga akan ramai," kata Bong Su, pemilik sebuah butik di Palembang Trade Center (PTC).
(tw/nvt)











































