Peruncing Disharmonisasi SBY-JK, UKP3R Harus Dibubarkan
Jumat, 03 Nov 2006 15:29 WIB
Jakarta - Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R) dinilai sangat berpotensi menimbulkan perpecahan antara Presiden SBY dan Wapres JK. Untuk itu harus dibubarkan."Itu semua ujung-ujungnya akan membawa dampak negatif kepada rakyat, apalagi sudah ada reaksi dari DPR dan Golkar," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin usai halal bihalal di Gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Jumat (3/11/2006).Menurut dia, UKP3R akan mengganggu sensitivitas ekonomi yang membuat hilangnya investor asing. "Jadi tidak ada gunanya selama ini presiden dan wapres berkunjung ke luar negeri karena kita tidak arif me-manage," jelasnya.Lembaga baru itu dinilai hanya untuk kepentingan kelompok tertentu karena orang yang direkrut tidak memiliki prestasi yang signifikan dan kapasitas yang baik."Masih kalah dengan tim ekonomi kita. Kalaupun untuk kepentingan politik, kenapa kok hanya kelompok tertentu," tukas dia.Untuk itu Din mengharapkan SBY arif dengan meninjau kembali pembentukan UKP3R tersebut agar jangan sampai keputusan itu justru menambah masalah baru, tidak hanya bagi kedisharmonisan antara presiden dan wapres, namun juga kepentingan rakyat.
(san/sss)











































