Golkar DIY Juga Desak Cabut Dukungan Pemerintahan SBY
Jumat, 03 Nov 2006 14:52 WIB
Yogyakarta - Ancaman sejumlah kader Partai Golkar di daerah-daerah untuk mencabut dukungan terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono semakin kuat. Alasannya dukungan Golkar yang diberikan kepada pemerintah tidak direspon positif dan diakomodasi oleh SBY.Salah satu desakan agar mencabut dukungan itu berasal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Golkar DIY sampai saat ini terus menggalang kekuatan agar Golkar mencabut dukungansebagai partai pemerintah dalam Rapimnas Partai Golkar tanggal 13-16 November mendatang. Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman, kepada wartaan dikantor DPRD DIY JlMalioboro Yogyakarta, Jumat (3/11/2006). "Sampai gagasan Golkar tak pernah diakomodasi apalagi ditindaklanjuti oleh SBY," katanya.Dia mengatakan pemerintahan sekarang ini seolah tidak merasa bahwa dirinya mendapat dukungan penuh dari Partai Golkar. Kader Partai Golkar merasa merasakan komunikasi antara Presiden SBY dengan kalangan Golkar juga terlihat tidak jalan.Menurut dia, posisi Golkar yang menjadi partai pendukung pemerintah telah membuat citra partai merosot di mata rakyat. Berbagai kebijakan Presiden SBY yang dianggap menyengsarakan rakyat juga dilihat sebagai kebijakan Golkar."Ini jelas merugikan. Jika dukungan dicabut, kami malah sangat senang karena posisi Golkar semakin jelas. Masalah Jusuf Kalla yang juga menjadi wakil presiden, itu bukan persoalan," tegas dia.Gandung mengatakan kekecewaan semakin tampak ketika Presiden SBY membentuk Unit Kerja Presiden untukPengelolaan Program Reformasi (UKP3R). Pembentukan unit kerja ini jelas semakin meminggirkanperan Jusuf Kalla sebagai wapres."Pembentukan UKP3R ini jadi puncak kekecewaan kami karena sudah tidak menganggap peran Partai Golkar,"katanya. Dia menambahkan sebelum Rapimnas, DIY akan menggelar pertemuan dengan sejumlah DPD guna memperkuat barisan. Saat ini, sudah ada 16 DPD dari 32 DPD Golkar yang mendesak agar Golkar menarik dukungannya terhadap Presiden SBY. Sekitar 16 DPD Golkar yang sepakat agar Golkar mencabut dukungan terhadap pemerintah antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sumatra Utara, Lampung, Bengkulu, Gorontalo dan sejumlah DPD lainnya.
(bgs/nrl)











































