Logistik TNI ke Libanon Diangkat Kapal Berbendera AS
Jumat, 03 Nov 2006 13:56 WIB
Jakarta - Proses loading atau pengapalan kendaraan dan perlengkapan Kontingen Garuda (Konga) XXIII yang akan dibawa menuju Libanon masih dilakukan. Saat ini hanya tinggal beberapa kendaraan trailer dan kontainer berisi barang-barang perlengkapan yang belum diangkut ke kapal SS Wilson berbendera AS."Hampir 95 persen rampung. Mudah-mudahan sore ini sudah selesai dan rencananya pukul 19.00 WIB atau tengah malam nanti kapal akan bertolak ke Beirut," ujar Kapten Kavaleri Valian Wicaksono di Pelabuhan JITC II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/11/2006).Di dermaga pelabuhan terlihat 8 truk trailer dan 56 kontainer, yang 4 di antaranya berisi sayuran segar dan makanan kaleng, yang belum dinaikkan ke atas dok kapal.Rencananya, selepas berlabuh, kapal akan langsung bertolak ke Libanon via Singapura. "Kira-kira waktunya 20 hari perjalanan sampai di pelabuhan Beirut," imbuh Valian.Kapal SS Wilson merapat di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis 2 November 2006 pukul 05.40 WIB. Proses pengapalan perlengkapan Konga XXIII dilakukan hari itu juga.Beberapa kendaraan yang diangkut antara lain kendaraan jenis Strada yang ditaruh di lantai paling bawah kapal. Di atasnya diletakkan panser, trailer serta kendaraan lain. Total kendaraan yang diangkut sebanyak 192 unit.Sementara di lantai 5 yang merupakan lantai paling atas digunakan untuk menaruh kontainer. Di dalam kontainer terlihat beberapa perlengkapan yang dibawa seperti gentong air minum, tenda, serta perlengkapan logistik lain seperti 10-an alat penjernih air.Menurut Valian, dalam pengangkutan barang ke kapal ini pihak PBB juga melakukan pemeriksaan atas barang-barang itu. "Alhamdulilah semuanya lolos," imbuhnya lagi.Tampak 30-an pasukan TNI berjaga-jaga di sekitar dermaga selama proses loading berlangsung. Beberapa di antaranya menenteng senjata. Sementara yang lain tampak melakukan pendataan barang-barang, dan yang sisanya menunggu kendaraan dan barang semuanya terangkut."Ada 6 anggota yang ikut berlayar bersama kapal ini," ungkap Valian.
(fjr/nrl)











































