Din: Lebih Mudah Bertemu Allah Ketimbang Presiden
Jumat, 03 Nov 2006 13:31 WIB
Jakarta - Setelah sebelumnya jajaran KPU, sekarang giliran Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang merasa sulit bertemu Presiden SBY. "Lebih mudah bertemu Allah dibanding bertemu presiden, bertemu Allah sehari bisa 5 kali sedangkan bertemu presiden butuh waktu 7 minggu,"cetus Din di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2006). Menurut Din, pihaknya berterima kasih karena presiden telah hadir untuk membuka muktamar Muhammadiyah di Malang. Namun untuk bisa mendatangkan SBY, perlu waktu sekitar 8 bulan dan melayangkan 3 kali surat. Din menyebut komunikasi politik presiden dan tokoh masyarakat dan parpol kurang baik. Bahkan dia mensinyalir ada kendala di sekretaris kabinet yang tidak memuluskan pertemuan presiden dengan Muhammadiyah. Presiden sendiri, tambah Din, telah menjanjikan untuk bertemu namun sebagai masyarakat biasa pihaknya tidak ingin ngoyo dan ngemis untuk bertemu presiden. Sebagai seorang wakil ketua MUI, Din juga menyebutkan pengurus MUI saat ini sejak 7 bulan terakhir ingin silaturahmi dengan presiden. Namun keinginan itu tidak pernah terpenuhi. "Ada apa ini? Jangan sampai elemen masyarakat berpikir ini buruk. Jangan-jangan kinerja pemerintahan hanya demokrasi proforma. Ini pemerintahan yang tampil di pagelaran dengan pencitraan yang baik tapi sejatinya komunikasi politik tidak berjalan dengan baik,"tandas Din.
(nik/nrl)











































