Jepang Beri Bintang Tanda Jasa kepada Tokoh Indonesia
Jumat, 03 Nov 2006 06:15 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang akan memberikan anugerah bintang tanda jasa The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbons kepada Tubagus Lily Satari (67). Lily dianggap sebagai tokoh Indonesia yang berjasa dalam meningkatkan hubungan Jepang-RI.Tubagus Lily Satari dianggap pemerintah Jepang selama ini berperan aktif meningkatkan hubungan kedua negara, khususnya melalui hubungan di bidang akademis dan pertukaran orang. Demikian disampaikan pihak Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia melalui rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (3/1/2006).Dalam rilis tersebut, Atase Penerangan Kedubes Jepang Noriko Miyake mengatakan, Lily Satari yang saat ini berumur 67 tahun merupakan mantan Rektor Universitas Darma Persada dan Penasehat Persada (Persatuan Alumni Indonesia dari Jepang). Lily dianggap memberikan kontribusi bagi peningkatan pertukaran akademis dan pertukaran orang Jepang dan Indonesia, khususnya bagaimana meningkatkan pemahaman tentang kebudayaan Jepang.Lily yang menyukai olahraga judo dan karate ini adalah penerima beasiswa program rampasan perang angkatan I di Fakultas Teknik Universitas Shinsu dan dilanjutkan ke tingkat S2 di bidang Teknik Industri dan Manajemen Universitas Waseda, Jepang. Usai belajar di Jepang, Lily bekerja di PT IPTN Bandung hingga menjabar sebagai Vice President di perusahaan itu.Selain itu, Lily juga mengajar di Universitas Pasundan untuk mengamalkan pengetahuannya dari Jepang. Selama itu pula dia berupaya meningkatkan pertukaran mahasiswa antara Univeritas Pasundan dan berbagai universitas di Jepang, serta pertukaran pemuda di Provinsi Jawa Barat den Jepang.
(zal/zal)











































