Nagrek Bakal Paralel
Pemudik Bersepeda Motor Naik 50%
Kamis, 02 Nov 2006 17:23 WIB
Jakarta - Sepeda motor benar-benar jadi transportasi favorit bagi pemudik tahun 2006 ini. Dibandingkan tahun lalu, jumlahnya kini tercatat naik hampir 50 persen.Sedangkan pertambahan penggunaan mobil naik 18-19 persen. Dan rata-rata jumlah pemudik untuk seluruh moda naik 13,6 persen."Dari 13,6 persen ini ada indikasi perubahan atau peralihan dari yang sebelumnya mudik pakai kendaraan umum jadi pakai kendaraan pribadi," kata ujar Dirjen Perhubungan Darat Iskandar Abubakar di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (2/11/2006).Ditambahkan dia, pada masa Lebaran H1 dan H2, total penumpang mengalami peningkatan 7,86 persen atau naik sebesar 2.232 penumpang. Bila pada tahun lalu tercatat 28.413 orang, maka tahun ini tercatat 30.645 penumpang.Sedangkan pada masa 6 hari setelah lebaran total penumpang juga mengingkat 12,61 persen atau sebanyak 8.049 orang. Tahun 2005 tercatat 63.837 orang, sedangkan tahun ini 71.886 orang."Penumpang tertinggi pada 6 hari setelah Lebaran terjadi pada 27 Oktober atau H+2 yaitu 15.504 penumpang," lanjut pria asal Aceh ini.Namun total penumpang pada 6 hari setelah Lebaran mengalami penurunan 7,99 persen atau 6.240 penumpang dari rata-rata hari biasa tahun 2006. Pada hari biasa tercatat 78.126 penumpang, tetapi pada Lebaran ini menjadi 71.886 orang.NagrekSementara sejumlah daerah diindikasikan sebagai daerah rawan macet, terutama saat angkutan Lebaran. Salah satunya di Nagrek, Bandung, Jawa Barat. Namun dengan dibangunnya jalan paralel, maka masalah itu bisa diatasi."Jalan paralel yang memenuhi jalan laik rencananya akan segera dibangun oleh Departemen Pekerjaan Umum, seperti misalnya dibuat by pass," kata Iskandar.Disampaikan dia, masalah di Nagrek dikarenakan adanya kapasitas jalan yang terbatas. Tanjakan di daerah itu terlalu tajam. Standar maksimal tanjakan adalah 7 persen, sedangkan di Nagrek mencapai 12 persen."Sasarannya tahun depan sudah bisa dipakai. Tapi kini pembebasan lahannya masih belum selesai," pungkas Iskandar.
(nvt/sss)











































