43 Titik di Jaktim Rawan Banjir

43 Titik di Jaktim Rawan Banjir

- detikNews
Rabu, 01 Nov 2006 13:59 WIB
Jakarta - Musim penghujan telah tiba. Sedikitnya 43 titik di daerah Jakarta Timur masuk wilayah rawan banjir. Daerah-daerah ini menjadi langganan banjir setiap tahunnya.Hal itu disampaikan Walikota Jaktim A Koesnan Abdul Halim di sela acara syukuran sinetron lepas Bintang Rumah Susun di Rusun Pondok Bambu, Jalan Haji Dogol, Pondok Bambu, Jaktim, Rabu (1/11/2006).43 Titik tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Kampung Melayu ada 4 titik, Cawang 3 titik, Cililitan 3 titik, Condet Balekambang 2 titik, dan daerah lainnya, seperti Cipinang Besar Utara, Dukuh, dan Cipinang.Daerah yang berpotensi mengalami banjir besar, menurut Koesnan, adalah wilayah yang dilalui aliran Sungai Ciliwung. Dia juga menjelaskan, banjir yang melanda Jakarta secara umum ada dua jenis. Pertama, banjir kiriman yang biasanya datang melalui Sungai Ciliwung dari Bogor. Jika datang banjir kiriman, daerah-daerah di sepanjang bandaran Sungai Ciliwung biasanya akan kebanjiran.Kedua, banjir genangan yang muncul karena hujan lokal atau setempat dalam kapasitas yang besar. Banjir genangan ini berpotensi terjadi di sekitar Sungai Kalimalang, Kali Sunter, Kali Cipinang, dan Kali Baru."Karena itu, semua warga terutama 5.000 warga di sepanjang Sungai Ciliwung harus mewaspadai terjadinya banjir karena musim penghujan sudah mulai datang," imbaunya.Untuk itu, imbuh dia, pemerintah Kotamadya Jaktim dibantu Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan protap khusus untuk penanggulangan banjir di sekitar Sungai Ciliwung. Protap itu antara lain, menyiapkan peringatan dini berupa alarm atau sirene di beberapa kelurahan, wilayah penampungan, tenda, logistik, MCK mobile dan rescue yang bekerjasama dengan Kodim setempat. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads