Poso Belum Aman, Pelaku Teror Masih Berkeliaran
Rabu, 01 Nov 2006 09:01 WIB
Poso -
Tuntutan aparat BKO dari Brimob segera ditarik nampaknya tidak akan terwujud dalam waktu dekat. Pelaku teror belum semuanya tertangkap."Limabelas sudah tertangkap. Tapi sisanya yang masih belum tertangkap, masih berkeliaran di Poso," jelas Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP M Kilat saat dihubungi detikcom, Rabu (1/11/2006).Kilat menjelaskan seminggu terakhir kondisi di Poso sementara aman. Tapi warga masih belum tenang sepenuhnya mengingat masih banyak pelaku teror, baik itu dari kelompok Tanah Runtuh maupun Kayamanya, yang belum tertangkap.Oleh karena itu Kilat menegaskan Brimob tidak akan ditarik dari Poso. "Tidak akan ada penarikan. Keputusan mengenai ditarik atau tidaknya harus melihat kondisi di lapangan," ujarnya.Lebih lanjut terhadap tuduhan personel Brimob membela kelompok tertentu disana, Kilat meminta bukti-buktinya."Ada nggak faktanya. Kalau cuma menduga-duga nanti jadi fitnah," katanya.Keberadaan personel Brimob yang berkekuatan 800 orang, menurut Kilat, berfungsi untuk mengamankan situasi, bukan memperkeruhnya. Kilat membantah tuduhan Brimob berpihak pada kelompok tertentu."Kita tidak memandang bulu. Siapa pun yang melanggar hukum akan ditindak. Tidak memandang apakah ia Muslim atau Nasrani," Kilat meyakinkan.Personel Brimob yang berada di Poso, Sulawesi Tengah, merupakan kiriman dari 4 wilayah berbeda yaitu dari Kalimantan Timur, Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
(gah/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































