Air Lumpur Panas Grobogan Bisa Obati Penyakit Kulit

Air Lumpur Panas Grobogan Bisa Obati Penyakit Kulit

- detikNews
Rabu, 01 Nov 2006 00:03 WIB
Grobogan - Bagi yang berpenyakit kulit menahun seperti panu, kadas, dan kurap, silahkan berkunjung ke lokasi semburan lumpur panas, Bledug Kuwu, Grobogan. Karena, konon, air sisa lumpurnya bisa menyembuhkan penyakit menyebalkan tersebut. Kalau tak ingin susah-susah mengambil air, pengunjung bisa membeli dalam kemasan botol air mineral dari warga setempat di lokasi. Namun kalau tak mau merogoh kocek, pengunjung cukup mendekati pusat semburan dan mengoleskan beberapa tetes air ke kulit yang sakit. "Ini bisa menyembuhkan penyakit kulit. Coba saja, tidak apa-apa kok," kata Sunari (37), warga setempat kepada detikcom sambil menunjuk air berwarna kekuning-kuningan, Selasa (31/10/2006).Keyakinan warga di atas tentu beralasan. Dari beberapa penelitian diketahui bahwa air di sekitar lokasi semburan mengandung belerang. Saat lumpur muncrat ke atas, uap yang keluar berbau belerang, bahan dasar pembuatan obat penyakit kulit.Sugeng, warga Warujayeng, Nganjuk, yang menyempatkan diri mampir ke Bledug Kuwu saat hendak ke Jakarta tidak tergerak tawaran Sunari. Ia mengaku datang ke daerah yang terletak 90 KM Timur Kota Semarang itu sekadar ingin membuktikan cerita teman."Kok seperti lumpur Lapindo, tapi ini tidak meluber kemana-mana, sehingga tidak berbahaya. Coba kalau seperti lumpur Lapindo, bisa habis desa-desa sekitar sini," katanya.Semburan lumpur di Bledug Kuwu merupakan fenomena alam cukup unik. Berdasarkan penelitian, lokasi tersebut pada awalnya adalah daratan bawah laut. Seiring dengan perkembangan zaman, daratan itu naik hingga mencapai ketinggian 52 meter dpl (di atas permukaan laut).Selain Desa Kuwu, Desa Jono Kecamatan Tawangharjo dan Desa Ngramesan Kecamatan Ngaringan terdapat sumber air garam. Hal itulah yang menambah keyakinan bahwa kawasan itu pada awalnya merupakan satu daratan bawah laut. Tak heran kalau banyak warga setempat yang menjadi pembuat garam.Zat belerang yang berada di perut bumi ikut muncrat bersamaan garam, karbondioksida dan air sama persis dengan proses vulkanis gunung berapi. Meski baunya kurang sedap, zat tersebut sudah pasti bermanfaat bagi mereka yang berpenyakit kulit. Boleh dicoba! (try/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads